<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718</id><updated>2012-01-14T11:59:04.790+07:00</updated><title type='text'>Relung Hati</title><subtitle type='html'>Selamat datang di sebilik kecil alam pikiranku. Tempatku  mengungkapkan pemikiran, baik-buruknya dunia, uneg-uneg juga harapan-harapanku akan hidup, anak, karir, keluarga, sahabat dan juga dunia.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>30</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-8831174300798571352</id><published>2007-04-04T10:12:00.000+07:00</published><updated>2007-04-04T10:15:56.955+07:00</updated><title type='text'>BOSAN</title><content type='html'>Kala kebosanan menghantui hari...&lt;br /&gt;pendar cahaya sang mentari, tak mampu hangatkan hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kala bosan dinginkan siang&lt;br /&gt;dekapanmu pun tak mampu hangatkan tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kala bosan dera malammu&lt;br /&gt;hangatnya selimut tak mampu mendekap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kala... kala... kala...&lt;br /&gt;  bosan... tak mampu...&lt;br /&gt;jiwa... dingin...&lt;br /&gt;     tanpa... hangat...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-8831174300798571352?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/8831174300798571352/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=8831174300798571352' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/8831174300798571352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/8831174300798571352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2007/04/bosan.html' title='BOSAN'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115966332823817447</id><published>2006-10-01T07:42:00.000+07:00</published><updated>2006-10-01T07:42:08.340+07:00</updated><title type='text'>Sahabat itu siapa sih?</title><content type='html'>&lt;i&gt;Di salah satu milis yang aku ikut, ada yang mengangkat topik tentang persahabatan. Karenanya aku begitu tergelitik untuk me-reply tentang masalah ini. Tulisan di bawah ini reply aku terhadap masalah itu ya...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kita menganggap seseorang itu sahabat, sampai akhirnya datang suatu masalah akhirnya kta tau kalau ternyata seseorang tersebut hanyak mengambil keuntungan sebesar-besarnya atas perhatian ikhlas kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mana sahabat mana bukan, cuma bisa kita tau kalo kita lagi terperangkap di kubangan lumpur mbak... keliatan dech mana sahabat, mana musang berbulu domba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi seorang sahabat, versi dea, seharus kita bisa memberikan dukungan yang dibutuhkan, mengatakan apa yang tidak ingin didengar di saat yang tepat, harus jujur dengan segala kondisi, tidak bosan memberi masukan 'jika diminta', in the end... kalo toh pendapat kita gak didengar... kita tetap harus bisa menerima dengan lapang dada, toh yang menjalani kehidupan bukan kita. TAPI... kalau akhirnya sang sahabat tersungkur, akibat gak dengerin omongan kita... seharusnya kita tetap kasih dukungan dan menahan diri untuk tidak ngomong, "&lt;b&gt;...tuh kan, apa gue bilang! Elo sih... bla bla bla...&lt;/b&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sih dari pengalaman aku pribadi ya...&lt;br /&gt;Malahan diantara sahabat-sahabatku... kami punya frasa favorite, "&lt;b&gt;you know me better than I know myself&lt;/b&gt;"&lt;br /&gt;Ini karena mereka bisa kasih masukan yang tidak pernah terpikir sebelumnya olehku, dan sarannya kena banget, seperti aku mendengar ide dari kepalaku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku percaya, di setiap tahapan kehidupan akan ada satu atau beberapa orang yang akhirnya menjadi dekat, akhirnya jadi sahabat. karena menurutku persahabatan adalah "&lt;b&gt;a part of growing up&lt;/b&gt;"&lt;br /&gt;Di setiap ada perubahan besar dalam kehidupan, pasti ada yang menjadi dekat, well... at least aku begitu.&lt;br /&gt;Ini fase-fase yang aku alami ya...&lt;br /&gt;Masa ketika perubahan dari masa sma, tumbuh dewasa bersama saat kuliah&lt;br /&gt;Perubahan besar lainnya, ketika perubahan status dari pacar seseorang menjadi istri seseorang&lt;br /&gt;Ada lagi, di saat menuju kehamilan, kemudian jadi seorang ibu... inipun pasti ada tempat berbagi suka-duka.&lt;br /&gt;Mungkin nanti akan ada fase-fase lain...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya friend in need is friend in deed dech...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;So, sobat... jika suatu saat engkau membaca tulisanku ini. &lt;b&gt;I am really grateful to have you all&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115966332823817447?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115966332823817447/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115966332823817447' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115966332823817447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115966332823817447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/10/sahabat-itu-siapa-sih.html' title='Sahabat itu siapa sih?'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115942979463653601</id><published>2006-09-28T14:49:00.000+07:00</published><updated>2006-09-28T14:49:54.646+07:00</updated><title type='text'>Percakapan Bunda-Yanda kapan itu</title><content type='html'>Yang pasti minggu ini dech.. lupa tepatnya kapan.&lt;br /&gt;Mungkin hari Selasa.&lt;br /&gt;Soalnya waktu itu lagi di meja makan dan ada Kia. Kalo hari lain gak mungkin bangeeet...&lt;br /&gt;Yanda (Y): Bun, menurut kamu kalo nanti aku kerjanya two on-two off gimana?&lt;br /&gt;Bunda (B): Setelah selesai kuliah kan?&lt;br /&gt;Y: Ya iya donk... 2minggu di laut, 2minggu di darat&lt;br /&gt;B: Bukannya itu udah kamu rencanain, buat 'kelangsungan' karir kamu ke depan?&lt;br /&gt;Y: Iya. tapi aku nanya pendapat kamu aja.&lt;br /&gt;B: Selama kamu gak ada rencana buat nambah anak sih gak masalah.&lt;br /&gt;Y: Ya jelas donk... Nanti dech, tunggu Kia 5taun.&lt;br /&gt;B: (Glek!) Aku mikirnya malah nunggu Aric 5tahun&lt;br /&gt;Y: Iyalah, nunggu Aric 5taun (tampang binun)&lt;br /&gt;B: tadi kamu bilang Kia&lt;br /&gt;Y: Oh, maksudku Aric.&lt;br /&gt;B: Deal kalo githu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;obrolan orang iseng... Amien, semoga kita mendapatkan apa yang terbaik&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115942979463653601?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115942979463653601/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115942979463653601' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115942979463653601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115942979463653601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/09/percakapan-bunda-yanda-kapan-itu.html' title='Percakapan Bunda-Yanda kapan itu'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115675284578337459</id><published>2006-08-28T15:14:00.000+07:00</published><updated>2006-08-28T15:14:05.790+07:00</updated><title type='text'>merenung... termangu...</title><content type='html'>Entah apa yang ada dibenakku...&lt;br /&gt;Semua hanya seperti lintasan angin, semilir... dan dingin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriakan Kia, tiba-tiba menyadarkan aku. Putri kecil-ku sedang di kamar mandi.&lt;br /&gt;SELALU!!! Teledor, mungkin itu kata yang tepat. Pekik kecil Kia karena tubuhnya tersemprot pembersih porselain, pedih mungkin... Dengan panik, kuraih tubuhnya... dengan shower kusiram mukanya dengan air. Gelagap... entah karena sulit bernapas, entah karena terkejut. Tapi itu reaksi tuan Putri-ku ketika kusiram.&lt;br /&gt;"...pun... pun... 'nda" (Ampun, Bunda...) begitu katanya... Miris mendengarnya... Maaf Nak, Bunda tidak sedang marah. Bunda khawatir, kesal dengan diri sendiri, takut terjadi sesuatu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupeluk tubuh mungilnya, tak peduli basah badannya terserap kaos yang melekat di badanku. "Bunda gak marah, Nak... Bunda takut Kia kenapa-napa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"papa... papa..." balasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat, minggu lalu 2liter susu tumpah membasuh lantai... karena usahanya menuang susu ke dalam gelas. Pandai, memang... hanya belum terampil. Kesal, kusiram tubuhnya dengan sisa susu... (salah... ya aku tau, hanya saja aku takut tanganku melayang ke tubuh kecilnya). Langsung kuajak ke kamar mandi, guyuran air dingin membasahi kepala lalu tubuhnya. Tidak!!! Kesal lalu berganti pilu... (Ya Allah, kenapa aku tidak cukup sabar... andai ada yang menjual pil sabar. Andai...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini...&lt;br /&gt;Kulihat floor uplighter-ku... Miring tak berdaya. Kuperiksa dudukannya. Oh, me gosh... PATAH!!!&lt;br /&gt;MY!!!... kesal kembali menyeruak. Baru saja usai tangis Kia, teriakan marah Aric karena haus... uplighter favorit-ku. uplighter malang-ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tadi Kia berusaha membuka butter... "Bukan untuk dimakan, tapi untuk dioles ke roti" kataku. Penasaran mungkin, kali ini dicobanya lagi. Tidak sempat menghela napas. Ku angkat tubuh mungilnya untuk duduk di hi-chair, "duduk, dan gak akan Bunda angkat sebelum minta maaf... Kia bikin lampu Bunda patah" Berontak, tapi toh aku lebih kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuyu kulihat wajahnya. Rupanya insiden di kamar mandi cukup menghabiskan energi-nya. Khawatir menyeruak di kalbu, tidak pernah kulihat wajahnya seperti itu. "Kia kenapa Nak? Bunda cuma minta Kia minta maaf" ucapku lebih lembut kali ini, ku sejajarkan wajahku dengannya. Kia tetap diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu... diciumnya pipiku, "...ap...ap..." Maaf katanya.&lt;br /&gt;Pandanganku kabur, airmata memenuhi rongganya. Terharu, melihat pergulatannya melawan ego. "...fu..." I Love you, katanya lagi. "I love you, too Nak" pelukku erat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku angkat tubuh mungilnya, terasa kakinya erat di pinggangku, wajahnya diletakkannya di bahuku. "Kita tidur yuk..." kamu bangun terlalu pagi hari ini, Nak.&lt;br /&gt;Sesaat kemudian, putri kecilku terbang ke alam mimpi. 've a nice sleep, honey. i love you. Ku kecup pipi halusnya, dan kuhapus sisa airmata di wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang... jagoanku sudah berteriak. Haus mungkin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115675284578337459?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115675284578337459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115675284578337459' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115675284578337459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115675284578337459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/08/merenung-termangu.html' title='merenung... termangu...'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115675249907445227</id><published>2006-08-28T15:08:00.000+07:00</published><updated>2006-08-28T15:08:19.883+07:00</updated><title type='text'>polemik kemerdekaan</title><content type='html'>Topik yang sudah cukup basi... mengingat 17 Agustus sudah lewat berhari-hari yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap tahun, beberapa minggu sebelum 17 agustus... selalu datang seorang pemuda karang taruna. Tujuannya satu: sumbangan untuk 17 Agustus. Untuk bikin gapura, beli bendera, hadiah untuk berbagai lomba yang diadakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Agustus, 61tahun yang lalu. Katanya Indonesia telah merdeka.&lt;br /&gt;Apa iya kita telah merdeka? Lalu kenapa baru beberapa saat yang lalu embargo senjata dari amerika dicabut. Kenapa Tentara Indonesia tidak mampu menyuplai kebutuhannya sendiri. Padahal kita punya pabrik senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;beberapa tahun lalu. &lt;br /&gt;Kekasihku (kini suami) bercerita. Ketika melakukan perjalanan (kurlap barangkali) ke PINDAD. Ada sepucuk senjata yang hilang. Mahasiswa yang mengambil atau pegawai yang mengambil kesempatan.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merdeka, saat ini tidak lebih dari sebuah kata.&lt;br /&gt;Entah kita telah merdeka, atau 17 Agustus tiap tahunnya memerdekakan kita. Siapa yang tau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah merasa merdeka?&lt;br /&gt;Aku? Belum.&lt;br /&gt;Saat ini masih terbelenggu paradigma diri. Belum bisa membebaskan diri dari bayang-bayang masa lalu. Ada yang bilang, untuk bisa dewasa, kita perlu memaafkan apa yang terjadi di masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku? Belum bisa.&lt;br /&gt;Siapa? Kenapa? Banyak.&lt;br /&gt;Bos yang seenaknya menuduh aku melakukan 'pemberontakan' kecil. (Mohon jangan diartikan aneh-aneh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;beberapa tahun silam&lt;br /&gt;Ada kesempatan untuk mendapatkan tambahan ilmu dari company. Namun apa yang ditawarkan dan apa yang diterima, berbeda dari kenyataan. Seorang rekan (wish he read this) mempelopori untuk membuat petisi untuk mempertanyakan kebijakan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku? Ikut tanda tangan tentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipanggil bos dan personalia. Dituduh, tanpa banyak bertanya. "Sudah pasti, kau" begitu kata bos-ku dengan logat khas daerahnya. "Bukan" balasku. &lt;br /&gt;Jadi siapa?&lt;br /&gt;Tidak pernah terlontar dari mulutku siapa yang menyulut. Berakhir dengan aku mengundurkan diri. &lt;br /&gt;Harga yang harus dibayar untuk sebuah loyalitas. Apakah kau tau itu sahabat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini, aku masih bertanya... haruskah aku menceritakan ini padanya?&lt;br /&gt;Lalu apa? Aku ingin ia berterimakasih? &lt;br /&gt;Tidak pernah terlintas dibenakku, dalam mimpi sekalipun. Tidak pernah.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman, yang mengaku sahabat. Menuduhku melakukan sesuatu di depan orang banyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;saat bubar (buka bareng) aku ingat. Tanpa ada kesempatan untuk menjelaskan. Tanpa ada pembelaan dari pribadi yang memintaku menolong mereka saat itu. Mereka diam, tanpa rasa bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku? Kecewa.&lt;br /&gt;Marah? Tidak lagi. &lt;br /&gt;Tapi aku tidak bisa melupakan saat itu. Artinya, aku berlari di tempat.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bilang, kita harus dapat memaafkan masa lalu. Untuk beberapa hal, aku belum bisa... mungkin nanti, ketika aku belajar lebih banyak tentang memaafkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, aku belum merdeka. Masih terbelenggu bayang masa lalu. &lt;br /&gt;Menyedihkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115675249907445227?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115675249907445227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115675249907445227' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115675249907445227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115675249907445227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/08/polemik-kemerdekaan.html' title='polemik kemerdekaan'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115630377883711483</id><published>2006-08-23T10:29:00.000+07:00</published><updated>2006-08-23T10:29:38.903+07:00</updated><title type='text'>IHSAN menang, DIRLY</title><content type='html'>Malem Minggu&lt;br /&gt;Bunda, Aunty Dewi, Oma... plus Kia n Aric tentu. Sengaja gak bikin rencana keluar rumah, soalnya kan &lt;b&gt;result show&lt;/b&gt;-nya INDONESIAN IDOL.&lt;br /&gt;Baru kali ini, kita semua (BUnda, Oma, Aunty Dewi, Ummi Santi, Ummi Anti-Batam) punya jagoan yang sama. &lt;i&gt;Jangan lupa ketik IHSAN kirim ke 9288.&lt;/i&gt; Ini nih... sms yang kita saling kirim, buat ngingetin yang lain... hihihi norak ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai jam 8, Bunda udah mulai deg-degan...&lt;br /&gt;Jum'at malem... nonton &lt;i&gt;the battle goes on&lt;/i&gt;. GIILLAAAA!!! Di situ Ihsan keren banget. Belum pernah dech Bunda ngeliat Ihsan nyanyi selepas dan sekeren itu sepanjang spektakuler show. Wah, di situ... Dirly kalah jauh dech...&lt;br /&gt;-ups, sorry pendukung Dirly-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas pengumuman, Bunda sampe nahan napas berkali-kali... Sampe pas Ihsan dibilang Indonesian Idol yang baru, Bunda langsung ngajak Kia dancing. Sampe Kia juga teriak-teriak... "Sha... Sha..." (baca: ihsan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking ga percaya-nya Ihsan menang... pas re-run besok-nya Bunda juga masih deg-degan lho... hehehe...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115630377883711483?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115630377883711483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115630377883711483' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115630377883711483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115630377883711483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/08/ihsan-menang-dirly.html' title='IHSAN menang, &lt;strike&gt;DIRLY&lt;/strike&gt;'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115556333391405686</id><published>2006-08-14T20:48:00.000+07:00</published><updated>2006-08-22T12:39:41.666+07:00</updated><title type='text'>Stress?!?!?</title><content type='html'>Ugh, semalem beneran gak kira-kira...&lt;br /&gt;Entah siapa yang stress, gak ketauan juga. Bunda, Taci Kia, ato dede Aric???&lt;br /&gt;Tapi kayaknya kita semua stress dech...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok bisa?&lt;br /&gt;Kangen ama Yanda kali ya... hehehe... ini mah Bunda kaleee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kia nih ya...&lt;br /&gt;Lagi toilet training. Tapi bukan berarti tiap 30menit bolak-balik ganti celana, karena ngewer kan?&lt;br /&gt;Akhirnya, daripada Kia diomelin mulu... Jam 7-an Kia udah Bunda pakein diaper. Kalo kata artikel toilet training (bunda belom sempet nerjemahin), yang penting harus konsisten. Kali ini gak sanggup dech Bunda...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok bisa? Ini dia alasannya...&lt;br /&gt;Ternyata bukan cuma Taci Kia aja yang bolak-balik pipis... Aric juga.&lt;br /&gt;Masa' dalam selang 10menit, Bunda udah 3kali gantiin celana-nya...&lt;br /&gt;Karena Bunda takut meledak (hehehe... bomb kali!!!), akhirnya jam 7-an itu dede Aric udah Bunda pakein diaper juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata masalah Bunda gak brenti sampe situ aja... Diaper-nya dede Aric gambarnya Winnie the Pooh. Taci Kia kan lagi getol-getolnya ama '&lt;font color="#FF00FF"&gt;&lt;b&gt;da puh&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;' ini. Jadi bolak-balik, celana dede Aric dibukain sambil bilang, "da puh, Da..." (&lt;font color="#C0C0C0"&gt;maksud: "the Pooh, Bunda"&lt;/font&gt;). Dan Taci Kia mau pake diaper yang gambar-nya 'dapuh' juga... Walah Nak... ukuran diaper dede masih S, sedangkan kamu udah XL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa malam sebelum Yanda berangkat, q-ta sempet ngobrol.&lt;br /&gt;B: "Kalo ngeliat diaper-nya Aric, kok keliatannya kecil banget ya..."&lt;br /&gt;Y: "Gak kebayang dulu bakal ada diaper yang lebih gede..."&lt;br /&gt;B: "Iya, compare diaper Aric, diaper-nya Kia jumbo banget"&lt;br /&gt;&lt;font color="#008000"&gt;**Yanda-Bunda mabok kali ya... Jelas anaknya tumbuh donk...**&lt;/font&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115556333391405686?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115556333391405686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115556333391405686' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115556333391405686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115556333391405686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/08/stress.html' title='Stress?!?!?'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115551420414682130</id><published>2006-08-14T07:10:00.000+07:00</published><updated>2006-08-14T07:10:04.146+07:00</updated><title type='text'>Yanda pergi training</title><content type='html'>Sejak baru married dulu, Yanda paling rajin ninggalin Bunda. Paling sering sih pergi offshore. Udah beberapa kali gonta-ganti tempat kerja, tapi gak pernah jauh dari offshore. Malahan pernah, waktu kerja Yanda itu 3:1 (artinya 3minggu kerja, 1minggu libur). Untungnya di &lt;a href="http://www.unocal.com" target="_blank"&gt;tempat kerja&lt;/a&gt; yang ini, Yanda cuma 6bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di &lt;a href="http://www.conocophillips.com" target="_blank"&gt;tempat kerja&lt;/a&gt; yang sekarang, walopun dapet yang jakarta-based... Bukan berarti Yanda terlepas dari tugas pergi ke offshore. Walopun sejak Yanda &lt;a href="http://www.pmulya.ac.id" target="_blank"&gt;kuliah&lt;/a&gt; lagi, Bunda jarang ditinggal... **tapi sering disuruh ronda, jagain pintu. hehehe...**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, Yanda pergi agak jauh dan &lt;b&gt;&lt;font color="#FF0000"&gt;2 minggu&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;!!! Hiks, banget gak seh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Sabtu kemarin, q-ta walopun teleeeer banget... masih harus jalan-jalan. Q-ta masih harus nyari &lt;i&gt;long john&lt;/i&gt; untuk Yanda, gara-gara di tempat Yanda training lagi winter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap Yanda harus pergi tugas, yang nginep-nginep agak jauh githu... Bunda mesti jadi mellow banget. Norak ya!!! Hihihi... ini sih bukan barang baru. Menurut ungku-nya anak2, waktu kecil kalo ungku harus tugas keluar kota bunda jadi sering mewek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huhuhuhu, kalo udah ditinggal rada jauh, baru dech inget. Bunda butuh banget ada Yanda sebagai teman, musuh, sahabat, sparring partner, shoulder to cry on, atau bantuin ganti diaper-nya Aric kalo tengah malem Bunda teler beratz. Hehehe... *&lt;font color="#FF00FF"&gt;I Love You, Mas&lt;/font&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#800080"&gt;&lt;b&gt;fLaSH b4ck ah...&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Jaman masih pacaran sama Yanda dulu, Bunda tuh menurut Yanda cewek tangguh. Hehehe... sampe-sampe Yanda pernah protes berat gara-gara Bunda gak pernah minta anter-jemput. *yee... Mas, kalo anter-jemputnya pake mobil pasti aku mau, ini &lt;i&gt;ng&lt;/i&gt;angot*bundamatre-bundamatre*&lt;br /&gt;Waktu itu gini Yanda bilang: "&lt;font color="#000080"&gt;Kok, kamu gak pernah minta anterin kalo kemana-mana sih?&lt;/font&gt;"&lt;br /&gt;Bunda: "&lt;font color="#000080"&gt;Lha, emangnya kamu sopir aku?&lt;/font&gt;"&lt;br /&gt;Y: "&lt;font color="#000080"&gt;Trus, fungsinya aku sebagai pacar kamu apa?&lt;/font&gt;"&lt;br /&gt;B: "&lt;font color="#000080"&gt;Ih, kalo aku butuh tukaanter-jemput, aku gak nyari pacar&lt;/font&gt;"&lt;br /&gt;*singkat cerita, pelan-pelan kemandirian Bunda mulai luntur. sampe Yandapun protes lagi*&lt;br /&gt;Y: "&lt;font color="#000080"&gt;Kok, kamu sekarang kalo gak dianterin males pergi sih? Gak kayak dulu&lt;/font&gt;"&lt;br /&gt;B: "&lt;font color="#000080"&gt;Yee... Mas yang ngikis kemandirian aku tuh kamu tau! Jadi kamu harus tanggung jawab donk&lt;/font&gt;"&lt;br /&gt;**Mas, mas... ada-ada aja...**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115551420414682130?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115551420414682130/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115551420414682130' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115551420414682130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115551420414682130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/08/yanda-pergi-training.html' title='Yanda pergi training'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115551401083519035</id><published>2006-08-14T07:06:00.000+07:00</published><updated>2006-08-14T07:06:50.903+07:00</updated><title type='text'>Evie lulus</title><content type='html'>Hari apa ya... Bunda baca milis temen kuliah se-angkatan, katanya &lt;a href="http://viannevia.blogspot.com" target="_blank"&gt;Tante Evie&lt;/a&gt; mau sidang tesis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tante Evie ini, salah satu sahabat Bunda jaman kuliah dulu... **psstt, masih available lho!!! hehehe...*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sorenya Bunda nelpon Tante Evie, niatnya sih cuma mau kasih semangat. Eh, ngobrolnya jadi panjaaaaang banget... Biasa dech, kalo udah ngobrol sampe susah ngerem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, Senin kemarin ini... Te Evie sms, katanya udah lulus. Alhamdulillah, Bunda tunggu traktirannya ya Te...&lt;br /&gt;Eh, tau gak... sekarang Te Evie lagi bingung mau nge-lanjutin ke S3 ato enggak... &lt;br /&gt;Duh Te, mumpung gak ngeluarin duit untuk biaya kuliah... kenapa mesti ragu!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo tiba-tiba ada yang nawarin Bunda untuk kuliah lagi gimana ya? Pasti Bunda bingung setengah mati. Glek!!!&lt;br /&gt;Yang jelas liat subject-nya dulu, kalo cocok hayu... asaaaal Yanda udah selese kuliahna.&lt;br /&gt;Huuu, bangun Bunda... bangun!!! Jangan mimpi... bletuk!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115551401083519035?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115551401083519035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115551401083519035' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115551401083519035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115551401083519035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/08/evie-lulus.html' title='Evie lulus'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115493965307976051</id><published>2006-08-07T15:34:00.000+07:00</published><updated>2006-08-07T15:34:13.133+07:00</updated><title type='text'>Sepenggal cerita minggu siang</title><content type='html'>Pulang dari pasar Bunda mampir ke rumah YangTi di depan rumah, sambil nganterin sambel goreng teri medan. Kebetulan pas lagi asyik ngobrol masalah asisten yang pulang itu, dateng dech... anaknya Tang Ti yang tinggalnya di depan rumah. Ngobrol ngalor ngidul, akhirnya sampe pada topik rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Tante ini, sejak lama mempertanyakan keputusan gw untuk jadi FTM. Menurut beliau, sebagai individu sudah seharusnya gw memberikan kesempatan pada diri gw untuk berkembang, berkarya, dan menikmati hidup. *membuat gw berpikir, apa iya gw kayak katak dalam tempurung yang tidak menikmati hidup? tau dech!!!*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah mau dua bulan, Yang Ti jadi invalid, ups... maksudnya kakinya patah karena jatuh dari tangga. Sewaktu sehat, yang gw liat ya... Yang Ti ini memberika hidupnya untuk suami dan anak-cucu-nya. Kebayang donk, beliau udah nyaris 73tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik ke tujuan gw nulis tadi ya...&lt;br /&gt;Si Tante ini bilang, "Suami istri itu sebenarnya kewajibannya banyak. Mencari nafkah, mengurus keluarga, mendidik anak, dan lain sebagainya. Nah, suami itu mejalankan yang nomor satu aja. Sementara nomor dua dan selanjutnya itu dilimpahkan ke istri. Kalau ada yang gak beres sama anak atau kondisi rumah, istri dech yang disalah. Kan itu gak adil..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Contoh-nya Yang Ti ya... waktu sehat membaktikan dirinya untuk orang lain dalam tanda kutip ya... Sampe keliatannya gak ada waktu untuk diri sendiri. Tapi sekarang coba, ketika Yang Ti sakit... orang lain itu gimana? Perhatian gak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Tante berhenti di sini, trus Yang Ti nyambung.&lt;br /&gt;"Walaupun awalnya kita melakukan semuanya tujuannya ibadah... Tapi sebagai manusia normal, kok menghadapi kondisi ini hati YangTi &lt;i&gt;gelo&lt;/i&gt; &lt;font color="#800080"&gt;(spell-nya bener gak seh???)&lt;/font&gt; juga ya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini cuma sepenggal percakapan sepanjang 1jam ya...&lt;br /&gt;Tapi membuat gw cukup merenung. Kira-kira kalo gw yang berada pada kondisi seperti mereka gimana ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Tante ini, kehidupan pernikahannya menurut gw cukup bahagia. Bahasa tubuh om-tante ini bilang bahwa mereka menikmati hidup mereka. Cuma si Tante ini orangnya emang 'provokator' banget... Provokator positif ya... Sebagai seorang istri, buat gw Tante ini hebat banget... Dosen di beberapa universitas negri ataupun swasta di jakarta, dsk. Sebagai seorang ibu/istri dengan kegiatannya yang bejibun, masih bisa masak untuk keluarga... bukan sekedar masak biasa ya... Anaknya yang paling gede SMU kelas 1, sejak mulai sekolah gak pernah yang namanya jajan, selalu makan makanan dari rumah. Suaminya juga githu, kalo ngantor, selalu bawa ompreng, padahal suaminya ini direktur keuangan salah satu multinational company. Belum lagi, si Tante kadang terima pesenan makanan dari temennya, gak cuma itu kadang terima pesenan rajutan juga... Trus di umurnya yang masuk kepala 4, si Tante ini masih diet ketaaaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kalo neg-bayangin hidupnya si Tante ini, gw suka geleng-geleng kepala sendiri... Sebenernya yang gak menikmati hidup siapa ya? Gw ato dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingin beliau...&lt;br /&gt;Gw cuma... ah, mau nulisnya aja bingung. FTM dengan 2batita imut, untuk makan aja, kadang masak, kadang beli, kadang dapet sumbangan dari si Tante ato Yang Ti (hehehe...) Suami gw, walaupun tidak menuntut ini itu, senang kalo bisa bawa ompreng dari rumah untuk lunch. Ini kadang-kadang aja gw kabulin... Dari luar gw emang keliatannya gak gaul, tapi walopun cuma di dunia maya, gw cukup hahahihi sana sini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo Yang Ti&lt;br /&gt;Tokoh yang satu ini gw kaguuum banget. Dengan segudang pengalaman hidup yang bikin beliau cukup tenang dan bisa bersikap bijaksana menghadapi orang yang penuh warna (gw pinjem istilah beliau).&lt;br /&gt;Buat gw, beliau selama ini nyaris gak pernah mengeluh... Tapi sejak beliau kecelakaan, walopun gak dengan keluh kesah yang gimana, beliau cukup sering bercerita sedih. Dan ini sepenuhnya gw pahami, karena gw ssependapat dengan omongan si Tante yang sepenggal di atas tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingin beliau...&lt;br /&gt;Gw gak ada apa-apanya... Dari beliau gw belajar untuk tidak melarang anak, tapi mengalihkan perhatian anak. Menurut beliau, anak itu kelebihan energi, jadi harus kita salurkan. Dari beliau juga gw belajar untuk tidak marahin anak dengan fisik. Gini katanya, "Kalo gara-gara ngobok-ngobok susu, tangan Kia, kamu sentil... Nanti kalo kesalahannya lebih besar lagi, mau kamu apain dia?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, banyak dech wisdom of life yang bisa gw ambil dari beliau... yang bikin gw betah ngobrol berjam-jam ama Eyang yang satu ini. Andaikan ada begitu banyak orang yang bisa menebar begitu banyak kasih sayang tulus seperti Yang Ti, wah... banyak banget ibu muda yang bahagia seperti gw. hehehe...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115493965307976051?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115493965307976051/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115493965307976051' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115493965307976051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115493965307976051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/08/sepenggal-cerita-minggu-siang.html' title='Sepenggal cerita minggu siang'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115470629510476065</id><published>2006-08-04T22:44:00.000+07:00</published><updated>2006-08-04T22:51:55.286+07:00</updated><title type='text'>Pembantu lagi</title><content type='html'>Kalo dulu... bunda pernah cerita tentang &lt;a href="http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/08/pembantu-oh-pembantu.html" target="_blank"&gt;pembantu&lt;/a&gt;, kali inipun ceritanya masih seputaran hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih definisi pembantu? &lt;br /&gt;Seseorang yang memudahkan pekerjaan kita, membantu kita menyelesaikan sesuatu yang kita delegasikan pada orang tertentu. Tentunya dengan hak dan kewajiban tertentu juga.&lt;br /&gt;*serasa baca surat perjanjian kerja ya...*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Aric lahir, rasanya kok... nyaris gak ada waktu lagi untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga, yang biasanya selesai gak selesai gue usahakan dikerjakan sendiri. Akhirnya, kami ambil keputusan untuk hire seorang asisten harian untuk beberes rumah dan cucian, kerjanya paling lama 4jam. Setelah itu bunda-aKia-Aric sendirian lagi... dengan begini at least gw masih punya sedikit waktu untuk diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi belakangan, rupanya Aric tuh... sedikit lebih fussy dari taci Kia (hmm... kalo anak pertama adatnya kayak Aric, belum tentu gw mau nambah anak cepet-cepet. hehehe...). As a baby, Kia tuh terbilang anteng. Diajak kongkow sampe tengah malem hayu, jalan keluar kota yang berjam-jam oke... enough fo Kia. Jadi ngelantur...&lt;br /&gt;Karena belakangan Aric jadi lebih 'demanding', sampe gw ngerasa Kia jadi kurang perhatian. Gw mulai cari-cari asisten yang nginep, tugasnya kurang lebih sama dengan yang harian; beberes rumah dan cucian plus nemenin Kia main, masak masih urusan gw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya hari Senin kemarin, dapetlah. Seorang anak 17thn-an. Kerjaannya ya... okelah, walopun perkara cucian gw harus ngeliat dengan mata tertutup dech:-) Soalnya nggak bisa, tapi itu kan bisa belajar... Yang paling penting buat gw adalah Kia ada yang nemenin. Dan keliatannya Kia cukup enjoy ama mbak-nya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata... hari Rabu, keliatannya nih anak mulai gak nyaman. Hobi-nya bertandang ke tetangga, yang asistennya satu kampung sama dia. Ada aja alasan dia buat bolak-balik ke sana. Hari pertama sih gw biarin ya... tapi kok lama-lama dikit-dikit ke sana. Nah, hari Rabu itu... jam 3-an dia pamit mau ke sana. Gak gw larang sih... gw cuma bilang, tunggu saya selesai masak, mandiin adik-adik, trus saya sendiri mandi. Kayaknya omongan gw tuh gak nyantol ke telinga dia kali ya... ada kali sepanjang rentang gw mengerjakan apa yang gw bilang ke dia, 5x bolak-balik minta ijin, sampe ngomong, "Bu, sama mohon Bu... saya mohon ya..."&lt;br /&gt;*Ih, kalo yang kenal gw gak bakal nyangka, gw gak meledak ama nih anak. Gw aja ampe bangga ama diri gw sendiri, soalnya gw kan TNT pisan*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe akhirnya, Kia dibilang SEMPRUL!!!!&lt;br /&gt;Ini percakapan gw ke dia&lt;br /&gt;Bunda (B): "Kamu hati-hati ngajarin bahasa ke adik kamu ya..."&lt;br /&gt;Asisten (A): "Enggak Bu, saya ngajarin yang bagus-bagus aja kok..."&lt;br /&gt;B: "Kamu pikir saya gak ngerti bahasa jawa apa!" *nadanya masih datar*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang sih sebelumnya, dia ngajarin &lt;font color="#FF0000"&gt;guyu, mrenges, mesem,&lt;/font&gt; yang artinya gw juga ngerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah gue ijinin pergi ke rumah tetangga yang pbt-nya sekampung ama dia, janjinya sih cuma lima menit... tapi sampe setengah jam belum pulang juga. Eh, pulang-pulang bilang begini...&lt;br /&gt;A: "Bu, saya minta maaf..."&lt;br /&gt;B: "Kenapa?"&lt;br /&gt;A: "Besok pagi saya mau pulang..."&lt;br /&gt;B: "Oh ya, silahkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus gw jelasin, karena dia minta pulang hari kerja... gak bakalan ada yang bisa nganterin dia ke terminal apalagi ke kampung. Kalo dia mau sabar dikit, sabtu my hubby kan bisa nganterin at least sampe terminal lah... Lha, malah ngeyel.&lt;br /&gt;A: "Nanti dianterin mbak X, sampe terminal Bu..."&lt;br /&gt;B: "Lho, kan dia kerja. Emang diijinin sama Ibu-nya."&lt;br /&gt;A: "Nanti mbak X yang minta ijin."&lt;br /&gt;B: "Lha, yang mau pulang kan kamu... kamu donk yang harus minta ijin."&lt;br /&gt;A: " YA, NANTI SAYA MINTA IJIN SAMA BU Y."&lt;br /&gt;*eh, ngelunjak!!! Bunda panas dotcom*&lt;br /&gt;B: " HEH, SAYA SUDAH CUKUP SABAR DARI TADI. Kamu kalo bicara nadanya dijaga. Sejak tadi saya sudah berusaha untuk tidak marah sama kamu."&lt;br /&gt;*end of conversation*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dia minta ijin mau pulang, Kia gak mau lagi diajak main sama dia. Tuh, anak ngerti ya... Bunda-nya udah ngebatin dari tadi. Malem itu, dia gak mau makan malem... walopun udah gw suruh. &lt;br /&gt;Pagi, tuh anak tetep kerja seperti biasa. Pas ditanya sama suami gw, jawabnya belum tau mau pulang jam berapa... Sampe jam 9-an belum ada tanda-tanda dia mau pulang. At least gak ngasih tau gw dech... Gw suruh mandi. Pas disuruh makan gak mau, bikin mie nggak mau. Ya udah gue suruh beresin barang-nya... Gw anterin ke rumah temen sekampungnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa gila gue, kalo punya pembantu yang begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi telpon &lt;a href="http://tentangdewi.blogspot.com" target="_blank"&gt;adik gue&lt;/a&gt; semata wayang... Ternyata anak itu punya banyak komplen tentang pembantu gw itu, kebetulan pas asisten gw itu dateng, adek gw lagi nginep di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BTW, ada yang tau arti sebenarnya &lt;b&gt;&lt;font color="#FF0000"&gt;SEMPRUL&lt;/font&gt;&lt;/b&gt; gak sih?&lt;br /&gt;Setau gw sih gak ada artinya... tapi satu bentuk makian. Bener gak seeeh?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115470629510476065?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115470629510476065/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115470629510476065' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115470629510476065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115470629510476065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/08/pembantu-lagi.html' title='Pembantu lagi'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115445102527759463</id><published>2006-08-01T23:50:00.000+07:00</published><updated>2006-08-01T23:50:25.283+07:00</updated><title type='text'>Ulang tahun dan ulang tahun...</title><content type='html'>Hari ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang sahabatku ulang tahun... tapi siapa bilang ulang tahun itu berarti umur bertambah. Secara harfiah sih iya... tapi kenyataannya umur kan berkurang tiap harinya. Jatah hidup kita di dunia jadi semakin sedikit...&lt;br /&gt;Bukan mengurangi arti sebuah momen ulang tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi harusnya momen ini jadi momen bikin resolusi baru kali ya...&lt;br /&gt;Gue ngomong apa sih? Kok, malahan ngelantur sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sms yang gw kirim untuk &lt;a href="http://bundacorner.blogspot.com" target="_blank"&gt;Tante-nya Kia yang di batam&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;font color="#800080"&gt;Sehari ato setahun ga ada beda. Toh tiap hari jatah hidup berkurang, tp kemampuan bersyukur pasti meningkat. Punya suami pengertian, anak aktif dan pernik hidup yg buanyak. Met Ultah ya Jeng. Semoga selalu dilimpahi rahmatNya. Amien.&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dibaca lagi... ih, enggak banget ya:-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang gak nyangka lagi... gw dapet balesan gini...&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;font color="#800080"&gt;Tengkiyu ya bu, jd t'haru :-). Sun buwat kia n aric&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan gw berkaca-kaca baca balesannya. hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan yang lalu, &lt;b&gt;26 Juni&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kekasihku tersayang... cie... juga ulangtahun.&lt;br /&gt;Kebetulan jatuh di hari senin. Mana bisa ngerayain bareng... buntut udah dua, gak punya asisten yang tinggal di rumah, dan hari senin kuliah pula... Untungnya ada temen gue yang kasih solusi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir gw kirim ice cake ke kantornya... pluss selembar kartu yang menurut gw mewakili perasaan gw banget...&lt;br /&gt;Pas hari sabtu ke gramedia, nemu kartu Hallmark yang kata-katanya bagus banget...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;font color="#0000FF"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;Couldn't find a better husband....&lt;br /&gt;Couldn't find a better friend...&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir gw nambahin ini...&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;font color="#FF00FF"&gt;Time goes by&lt;br /&gt;People come and go&lt;br /&gt;Life is not without obstacle&lt;br /&gt;Everything is changing&lt;br /&gt;But one thing remains the same&lt;br /&gt;...that you stand on my side.&lt;br /&gt;Love that you've given&lt;br /&gt;Tenderness that you've shown&lt;br /&gt;prove me...&lt;br /&gt;that words printed on this card are expressing my feeling.&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan... kata-kata di kartu itu bisa ditambahin &lt;font color="#0000FF"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;...Couldn't find a better enemy...&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt; kartu-nya jadi lengkap banget. I love you, honey...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115445102527759463?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115445102527759463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115445102527759463' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115445102527759463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115445102527759463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/08/ulang-tahun-dan-ulang-tahun.html' title='Ulang tahun dan ulang tahun...'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115412903646652821</id><published>2006-07-29T06:23:00.000+07:00</published><updated>2006-07-29T06:23:56.503+07:00</updated><title type='text'>Ulang tahun dan ulang tahun...</title><content type='html'>28 Juli &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang sahabatku ulang tahun... tapi siapa bilang ulang tahun itu berarti umur bertambah. Secara harfiah sih iya... tapi kenyataannya umur kan berkurang tiap harinya. Jatah hidup kita di dunia jadi semakin sedikit...&lt;br /&gt;Bukan mengurangi arti sebuah momen ulang tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi harusnya momen ini jadi momen bikin resolusi baru kali ya...&lt;br /&gt;Gue ngomong apa sih? Kok, malahan ngelantur sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sms yang gw kirim untuk &lt;a href="http://bundacorner.blogspot.com" target="_blank"&gt;Tante-nya Kia yang di batam&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;font color="#800080"&gt;Sehari ato setahun ga ada beda. Toh tiap hari jatah hidup berkurang, tp kemampuan bersyukur pasti meningkat. Punya suami pengertian, anak aktif dan pernik hidup yg buanyak. Met Ultah ya Jeng. Semoga selalu dilimpahi rahmatNya. Amien.&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dibaca lagi... ih, enggak banget ya:-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang gak nyangka lagi... gw dapet balesan gini...&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;font color="#800080"&gt;Tengkiyu ya bu, jd t'haru :-). Sun buwat kia n aric&lt;/font&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan gw berkaca-kaca baca balesannya. hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan yang lalu, &lt;b&gt;26 Juni&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kekasihku tersayang... cie... juga ulangtahun.&lt;br /&gt;Kebetulan jatuh di hari senin. Mana bisa ngerayain bareng... buntut udah dua, gak punya asisten yang tinggal di rumah, dan hari senin kuliah pula... Untungnya ada temen gue yang kasih solusi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir gw kirim ice cake ke kantornya... pluss selembar kartu yang menurut gw mewakili perasaan gw banget...&lt;br /&gt;Pas hari sabtu ke gramedia, nemu kartu Hallmark yang kata-katanya bagus banget...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;font color="#0000FF"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;Couldn't find a better husband....&lt;br /&gt;Couldn't find a better friend...&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir gw nambahin ini...&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;font color="#FF00FF"&gt;Time goes by&lt;br /&gt;People come and go&lt;br /&gt;Life is not without obstacle&lt;br /&gt;Everything is changing&lt;br /&gt;But one thing remains the same&lt;br /&gt;...that you stand on my side.&lt;br /&gt;Love that you've given&lt;br /&gt;Tenderness that you've shown&lt;br /&gt;prove me...&lt;br /&gt;that words printed on this card are expressing my feeling.&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan... kata-kata di kartu itu bisa ditambahin &lt;font color="#0000FF"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;i&gt;...Couldn't find a better enemy...&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt; kartu-nya jadi lengkap banget. I love you, honey...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115412903646652821?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115412903646652821/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115412903646652821' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115412903646652821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115412903646652821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/07/ulang-tahun-dan-ulang-tahun.html' title='Ulang tahun dan ulang tahun...'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-115255341482220790</id><published>2006-07-11T00:03:00.000+07:00</published><updated>2006-07-11T00:43:34.856+07:00</updated><title type='text'>Mulai dari mana ya...</title><content type='html'>Udah lamaaaaa banget Bunda gak cerita di blog. Bukan cuma karena males, tapi karena banyak hal. Mulai dari koneksi unlimited matrix yang selama ini jadi andalan Bunda udah almarhum sejak akhir tahun 2005, trus Bunda hamil dan harus banyak-banyak bed-rest, bongkaran rumah, sampe akhirnya Bunda beneran di hospitalized biar bisa bed-rest beneran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What a year dech...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Januari-06&lt;br /&gt;Bunda mulai jarang internet-an, apalagi mau blog-walking... Pusing mikir nyari koneksi i-net yang murmer neh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Februari-06&lt;br /&gt;Rencana akhir bulan Yanda-Bunda-&lt;a href="http://akiakynatha.blogspot.com"&gt;aKia&lt;/a&gt; mau nengokin rumah Batam. Rencana berangkat senin. Sabtu-nya Bunda kontrol ke dsog, waktu itu kehamilan Bunda masuk minggu ke-20 sekian dech (a.k.a lima bulanan). Lho kok dokternya bilang kalo Bunda harus istirahat alias bed rest, atau resiko terburuknya... Ya, kehilangan dede yang ada dalam perut Bunda ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hua... siapa yang mau. Akhirnya hanguslah tiket yang udah dibeli sejak desember tahun lalu!!! Hiks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maret-06&lt;br /&gt;Proyek bikin gudang di atas, akhirnya mulai direalisasikan. Rencana-nya sih sedikit aja. Eh, gak kerasa taunya... Bunda minta kamar mandi di kamar direnov juga. hehehe... Tinggal Yanda yang kebingungan sama budget-nya. Bunda kan cuma request... kalo kebetulan sama Yanda dikabulkan ya... Alhamdulillah banget...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;April-06&lt;br /&gt;Ternyata karena kerjaan tukang jadi banyak... Bulan ini tukang masih kerja juga. Sampe pada klimaksnya, Bunda udah terlalu capek kali ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23-April (jam 10malem)&lt;br /&gt;Bunda pergi ke RS, karena gak tahan sama kontraksinya. Ternyata, sama dokter harus hospitalized. Waktu diperiksa, kekuatan kontraksi-nya udah sama dengan yang mau melahirkan, rentangnya juga udah 4-5menit sekali. Belum lagi pas periksa dalem udah ada pembukaan, walopun cuma bukaan 1. Hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mei-06&lt;br /&gt;01-Mei&lt;br /&gt;Hari ini Bunda udah boleh pulang sama dokter... dengan catatan kalau kontraksi makin sering dan diiring dengan flek berwarna pink, Bunda harus segera ke RS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda pengen banget pulang soalnya, Kia di rumah cuma sama Bude-nya. Tiap malem pulang kantor/kuliah, Yanda selalu nemenin Bunda di RS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;03-Mei&lt;br /&gt;Hari ini Bunda beneran keluar kamar cuma buat makan sama minum dan ngambil laptop doank... Bukan apa-apa, perut Bunda rasanya gak enak banget. Apa ini ya... yang namanya kontraksi?!?!? Makin sore, kontraksinya makin sakit...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malem, Bunda sengaja nunggu Yanda pulang kuliah. Terus laporan kalo kontraksi udah 5-7menit sekali dan sakiiit banget. Yanda bilang, tunggu sampe besok pagi aja. Liat perkembangan, kalo sakit gak berkurang... kita ke RS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;04-Mei&lt;br /&gt;Udah lewat tengah malam... Bunda gak bisa tidur. Akhirnya terpaksa bangunin Yanda yang baru aja terlelap. Minta ke RS sekarang juga. &lt;br /&gt;Bunda nyiapin baju, karena yakin bakal disuruh bed-rest lagi. Yanda nge-bangunin Bude buat ngunci pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RS yang idealnya cuma 5menit kalo jalan kaki... ditempuh selama 15menit:-) Maklum di tengah jalan kontraksi, jadi harus brenti dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok, jalan kaki???&lt;br /&gt;Satu-satu jalan yang paling simple... soalnya di mana-mana portal. Jadi mending jalan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe RS, lewat UGD... langsung minta ke VK (a.k.a ruang bersalin). Di sana langsung dicek... tenyata udah bukaan 3-4. HAH?!??!?!?!?&lt;br /&gt;Bidan-nya konsultasi sama dokter. Bunda-nya disuruh minum obat-nya lagi, walopun Bunda udah bilang obat baru aja diminum jam10 tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda masuk kamar bersalin jam setengah 1malem...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jam setengah 8 pagi... Lahirlah &lt;a href="http://alaricmuhammad.blogspot.com"&gt;anggota baru&lt;/a&gt; keluarga kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita gak habis sampe di sini... Tapi gak sekarang dech...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-115255341482220790?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/115255341482220790/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=115255341482220790' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115255341482220790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/115255341482220790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2006/07/mulai-dari-mana-ya.html' title='Mulai dari mana ya...'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112639720235280648</id><published>2005-09-11T06:31:00.000+07:00</published><updated>2005-09-11T07:06:42.356+07:00</updated><title type='text'>Selop oh Selop...</title><content type='html'>Semalem gw pergi ke pesta nikahnya sepupu gw dari pihak nyokap. Kalo diliat dari silsilah sih 2nd cousin dech. Soalnya yang sepupu-an itu sebenernya (alm) nyokap dan (alm) bokapnya die. Eniwei, biasa dech... namanya juga orang Minang... Yang namanya sodara bisa dari pihak mane aje...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw yang mana sepupu (1st cousin) gw aja suka gak apal. Lha, nyokap (alm) tuh kakak-beradek 7 apa 8 orang gitu... Tiap orang anaknya at least nih... at least ya... 5orang, cuma gw aja yang sendirian:-) Kebayang aja kan 1st cousin gw tuh ada brapa orang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pas gw lagi asyik cerita ama sepupu-sepupu gw... sambil gendong &lt;a href="http://akiamilestone.blogspot.com"&gt;Kia&lt;/a&gt; (udah 10kilo nih sekarang), kok tiba-tiba kaki gw yang satu berasa lebih tinggi dari yang laen!?!?!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OALAH!!! Ternyata iklan MENTOSS pisan. Hak selop gw patah sodara-sodara... Waks!!! Untung tuh selop gak terlalu bikin malu:-( Kalo gw pake dengan posisi yang tepat (asal gak dengan tambahan beban 10kilo tadi), masih keliatan oke!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walah!!! Walah!!! Mas, bukannya kenap-napa neh... brarti harus beli selop lagi, minggu depan kan ada kondangan lagi... Masa' harus pake sepatu kets!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112639720235280648?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112639720235280648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112639720235280648' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112639720235280648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112639720235280648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/09/selop-oh-selop.html' title='Selop oh Selop...'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112629069612256439</id><published>2005-09-10T15:26:00.000+07:00</published><updated>2005-09-10T01:31:36.123+07:00</updated><title type='text'>Cahaya Ilahi</title><content type='html'>"CAHAYA ILAHI"&lt;br /&gt;(Andai ALLAH SWT. punya Answering Machine)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan bila pada saat kita berdoa dan mendengar&lt;br /&gt;ini:&lt;br /&gt;"Terima kasih, Anda telah menghubungi Rumah Allah ".&lt;br /&gt;Pilihlah salah satu:&lt;br /&gt;* Tekan 1 untuk 'meminta'.&lt;br /&gt;* Tekan 2 untuk 'mengucap syukur'.&lt;br /&gt;* Tekan 3 untuk 'mengeluh'.&lt;br /&gt;* Tekan 4 untuk 'permintaan lainnya'."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau, bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti&lt;br /&gt;ini:&lt;br /&gt;"Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan&lt;br /&gt;lain. Tetaplah menunggu. Panggilan Anda akan dijawab&lt;br /&gt;berdasarkan urutannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda&lt;br /&gt;mendapat respons&lt;br /&gt;seperti ini:&lt;br /&gt;"Jika Anda mau bicara dengan Malaikat Jibril, tekan 1.&lt;br /&gt;Dengan Malaikat Mikail, tekan 2.&lt;br /&gt;Dengan malaikat lainnya, tekan 3.&lt;br /&gt;Jika Anda ingin mendengar sari tilawah  saat Anda&lt;br /&gt;menunggu, tekan 4.&lt;br /&gt;"Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga &amp;&lt;br /&gt;neraka, silahkan   tunggu sampai A nda tiba disini!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bisa juga Anda mendengar ini :&lt;br /&gt;"Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali&lt;br /&gt;menelpon hari ini, Silakan mencoba kembali esok hari."&lt;br /&gt;"Kantor ini ditutup pada akhir minggu. Silakan&lt;br /&gt;menelpon kembali hari Senin setelah pukul 9 pagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, Allah SWT mengasihi kita, Anda dapat&lt;br /&gt;menelponNya setiap saat!!!&lt;br /&gt;Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja dan Dia&lt;br /&gt;mendengar Anda.&lt;br /&gt;Karena bila memanggil Allah, Anda tidak akan pernah&lt;br /&gt;mendapat nada sibuk. Allah menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Anda memanggil, gunakan nomor utama ini:  24434&lt;br /&gt;2 : shalat Subuh&lt;br /&gt;4 : shalat Zuhur&lt;br /&gt;4 : shalat Ashar&lt;br /&gt;3 : shalat Maghrib&lt;br /&gt;4 : shalat Isya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info selengkapnya ada di Buku Telepon berjudul  "Al&lt;br /&gt;Qur'anul Karim &amp; Hadist Rasul"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung kontak, tanpa Operator tanpa Perantara, tanpa&lt;br /&gt;biaya.&lt;br /&gt;Nomor 24434 ini memiliki jumlah saluran hunti ng yang&lt;br /&gt;tak terbatas dan seluruhnya buka  24 jam sehari 7 hari seminggu 365 hari setahun !!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: NN (diambil dari sebuah milis)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112629069612256439?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112629069612256439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112629069612256439' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112629069612256439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112629069612256439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/09/cahaya-ilahi.html' title='Cahaya Ilahi'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112629043536366128</id><published>2005-09-10T15:22:00.000+07:00</published><updated>2005-09-10T01:29:30.760+07:00</updated><title type='text'>Raja dan 4 istrinya</title><content type='html'>Dahulu kala... &lt;br /&gt;Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja ini sangat mencintai isteri keempatnya dan selalu menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan yang paling enak. Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang isteri. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dia juga sangat memuja isteri ketiganya dan selalu memamerkannya ke pejabat-pejabat kerajaan tetangga. Itu karena dia takut suatu saat nanti, isteri ketiganya ini akan meninggalkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang raja juga menyayangi isteri keduanya. Karena isterinya yang satu ini merupakan tempat curahan hatinya, yang akan selalu ramah, peduli dan sabar terhadapnya. Pada saat sang raja menghadapi suatu masalah, dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isteri ketiga karena dia bisa membantunya melalui masa-masa sulit itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteri pertama raja adalah pasangan yang sangat setia dan telah memberikan kontribusi yang besar dalam pemeliharaan kekayaannya maupun untuk kerajaannya. Akan tetapi, si raja tidak peduli terhadap isteri pertamanya ini meskipun sang isteri begitu mencintainya, tetap saja sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isterinya itu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hingga suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia sadar bahwa kematiannya sudah dekat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil merenungi kehidupannya yang sangat mewah itu, sang raja lalu berpikir, "Saat ini aku memiliki 4 isteri disampingku, tapi ketika aku pergi, mungkin aku akan sendiri". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bertanyalah ia pada isteri keempatnya, "Sampai saat ini, aku paling mencintaimu, aku sudah menghadiahkanmu pakaian-pakaian yang paling indah dan memberi perhatian yang sangat besar hanya untukmu. Sekarang aku sekarat, apakah kau akan mengikuti dan tetap menemaniku?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak akan!" balas si isteri keempat itu, ia pun pergi tanpa mengatakan apapun lagi. &lt;br /&gt;Jawaban isterinya itu bagaikan pisau yang begitu tepat menusuk jantungnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja yang sedih itu kemudian berkata pada isteri ketiganya, "Aku sangat memujamu dengan seluruh jiwaku. Sekarang aku sekarat, apakah kau tetap mengikuti dan selalu bersamaku?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak!" sahut sang isteri. "Hidup ini begitu indah! Saat kau meninggal, akupun akan menikah kembali!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan sang rajapun hampa dan membeku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, sang raja bertanya pada isteri keduanya, "Selama ini, bila aku membutuhkanmu, kau selalu ada untukku. Jika nanti aku meninggal, apakah kau akan mengikuti dan terus disampingku?". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maafkan aku, untuk kali ini aku tidak bisa memenuhi permintaaanmu!", jawab isteri keduanya. "Yang bisa aku lakukan, hanyalah ikut menemanimu menuju pemakamanmu." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi, jawaban si isteri bagaikan petir yang menyambar dan menghancurkan hatinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, sebuah suara berkata: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kau pergi." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang raja menolehkan kepalanya mencari-cari siapa yang berbicara dan terlihatlah olehnya isteri pertamanya. Dia kelihatan begitu kurus, seperti menderita kekurangan gizi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penyesalan yang sangat mendalam kesedihan yang amat sangat, sang raja berkata sendu, "Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat aku masih punya banyak kesempatan!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam realitanya, sesungguhnya kita semua mempunyai '4 isteri' dalam hidup kita.... &lt;br /&gt;'Isteri keempat' kita adalah tubuh kita. Tidak peduli berapa banyak waktu dan usaha yang kita habiskan untuk membuatnya terlihat bagus, tetap saja dia akan meninggalkan kita saat kita meninggal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian 'Isteri ketiga' kita adalah ambisi, kedudukan dan kekayaan kita. Saat kita meninggal, semua itu pasti akan jatuh ke tangan orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan 'isteri kedua' kita adalah keluarga dan teman-teman kita. Tak peduli berapa lama waktu yang sudah dihabiskan bersama kita, tetap saja mereka hanya bisa menemani dan mengiringi kita hingga ke pemakaman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya 'isteri pertama' kita adalah jiwa, ruh, iman kita,         &lt;br /&gt;yang sering terabaikan karena sibuk memburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasan nafsu. &lt;br /&gt;Padahal, jiwa, ruh, atau iman inilah yang akan mengikuti kita ke manapun kita pergi. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi perhatikan, tanamkan dan simpan baik-baik dalam hatimu sekarang! Hanya inilah hal terbaik yang bisa kau tunjukkan pada dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: NN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112629043536366128?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112629043536366128/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112629043536366128' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112629043536366128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112629043536366128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/09/raja-dan-4-istrinya.html' title='Raja dan 4 istrinya'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112633426619943952</id><published>2005-09-10T12:34:00.000+07:00</published><updated>2005-09-10T13:37:46.213+07:00</updated><title type='text'>Dibalik cerita Pedonor sumsum tulang belakang dan pelaku pemerkosaan</title><content type='html'>Sumber: dari sebuah milis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu Koran Itali, muncullah berita pencarian orang yang istimewa 17 Mei 1992 di parkiran mobil ke 5 Wayeli (nama kota, tak tahu aku bener engga nulisnya), seorang wanita kulit putih diperkosa oleh seorang kulit hitam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian,sang wanita melahirkan seorang bayi perempuan berkulit hitam. Ia dan suaminya tiba-tiba saja menanggung tanggung jawab untuk memelihara anak ini. Sayangnya,sang bayi kini menderita leukemia (kanker darah). Dan ia memerlukan transfer sumsum tulang belakang segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah kandungnyamerupakan satu-satunya penyambung harapan hidupnya. Berharap agar pelaku pada waktu itu saat melihat berita ini, bersedia menghubungi Dr. Adely di RS Elisabeth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita pencarian orang ini membuat seluruh masyarakat gempar.Setiap orang membicarakannya.Masalahnya adalah apakah orang hitam ini berani muncul Padahal jelas ia akan menghadapi kesulitan besar, Jika ia berani muncul,ia akan menghadapi masalah hukum, dan ada kemungkinan merusak kehidupan rumah tangganya sendiri. Jika ia tetap bersikeras untuk diam, ia sekali lagi membuat dosa yang tak terampuni. Kisah ini akan berakhir bagaimanakah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak perempuan yang menderita leukimia ternyata menyimpan suatu kisah yang memalukan di suatu perkampungan Itali.Martha, 35 thn, adalah wanita yang menjadi pembicaraan semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia dan suaminya Peterson adalah warga kulit putih, tetapi diantara kedua anaknya, ternyata terdapat satu yang berkulit hitam. Hal ini menarik perhatian setiaporang disekitar mereka untuk bertanya, Martha hanya tersenyum kecil berkata pada mereka bahwa nenek berkulit hitam, dan kakeknya berkulit putih, maka anaknya Monika mendapat kemungkinan seperti ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim gugur 2002, Monika yang berkulit hitam terus menerus mengalami demam tinggi. Terakhir ,Dr.Adely memvonis Monika menderita leukimia. Harapan satu-satunya hanyalah mencari pedonor sumsum tulang belakang yang paling cocok untuknya.Dokter menjelaskan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara mereka yang ada hubungan darah dengan Monika merupakan cara yang paling mudah untuk menemukan pedonor tercocok. Harap seluruh anggota keluarga kalian berkumpul untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raut wajah Martha berubah, tapi tetap saja seluruh keluarga menjalani pemeriksaan.Hasilnya tak satupun yang cocok.Dokter memberitahu mereka, dalam kasus seperti Monika ini, mencari pedonor yang cocok sangatlah kecil kemungkinannya. Sekarang hanya ada satu carayang paling manjur, yaitu Martha dan suaminya kembali mengandung anak lagi. Dan mendonorkan darah anak untuk Monika.Mendengar usul ini Martha tiba-tiba menjadi panik, dan berkata tanpa suara Tuhan..kenapa menjadi begini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menatap suaminya, sinar matanya dipenuhi ketakutan dan putus asa. Peterson mengerutkan keningnya berpikir. Dr. Adely berusaha menjelaskan pada mereka, saat ini banyak orang yang menggunakan cara ini untuk menolong nyawa para penderita leukimia, lagi pula cara ini terhadap bayi yang baru dilahirkan sama sekali tak ada pengaruhnya. Hal ini hanya didengarkan oleh pasangan suami istri tersebut, dan termenung begitu lama. Terakhir mereka hanya berkata, Biarkan kami memikirkannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam kedua, Dr. Adely tengah bergiliran tugas, tiba-tiba pintu ruang kerjanya terbuka, pasangan suami-istri tersebut.Martha menggigit bibirnya keras, suaminya Peterson, menggenggam tangannya, dan berkata serius pada dokter. Kami ada suatu hal yang perlu memberitahumu. Tapi harap Anda berjanji untuk menjaga kerahasiaan ini, karena ini merupakan rahasia kami suami-istri selama beberapa tahun. Dr.Adely menganggukkan kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah 10 tahun lalu, bulan 5 1992.Waktu itu anak kami yang pertama, Eleana telah berusia 2 tahun. Martha bekerja di sebuah restoran fast food.Setiap hari pukul 10 malam baru pulang kerja. Malam itu, turun hujan lebat. Saat Martha pulang kerja, seluruh jalanan telah tiada orang satupun. Saat melalui suatu parkiran yang tak terpakai lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Martha mendengan suara langkah kaki, dengan ketakutan memutar kepala untuk melihat, seorang remaja berkulit hitam tengah berdiri di belakang tubuhnya.Orang tersebut menggunakan sepotong kayu, memukulnya hingga pingsan, dan memperkosanya. Saat Martha sadar, dan pulang ke rumah dengan tergesa-gesa, waktu telah menunjukkan pukul 1 malam. Waktu itu aku bagaikan gila keluar rumah mencari orang hitam itu untuk membuat perhitungan. Tapi telah tak ada bayangan orang satupun. Malam itu kami hanya dapat memeluk kepala masing-masing menahan kepedihan. Sepertinya seluruh langit runtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara sampai sini, Peterson telah dibanjiri air mata, Ia melanjutkan kembali . Tak lama kemudian Martha mendapati dirinya hamil. Kami merasa sangat ketakutan, kuatir bila anak yang dikandungnya merupakan milik orang hitam tersebut. Martha berencana untuk menggugurkannya, tapi aku masih mengharapkan keberuntungan, mungkin anak yang dikandungnya adalah bayi kami.Begitulah, kami ketakutan menunggu beberapa bulan.Maret 1993, Martha melahirkan bayi perempuan, dan ia berkulit hitam. Kami begitu putus asa,&lt;br /&gt;pernah terpikir untuk mengirim sang anak ke panti asuhan. Tapi mendengar suara tangisnya, kami sungguh tak tega.Terlebih lagi bagaimanapun Martha telah mengandungnya, ia juga merupakan sebuah nyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan Martha merupakan warga Kristen yang taat, pada akhirnya kami memutuskan untuk memeliharanya, dan memberinya nama Monika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata Dr.Adely juga digenangi air mata, pada akhirnya ia memahami kenapa bagi kedua suami istri tersebut kembali mengandung anak merupakan hal yang sangat mengkuatirkan. Ia berpikir sambil mengangguk-anggukkan kepala berkata Memang jika demikian, kalian melahirkan 10 anak sekalipun akan sulit untuk mendapatkan donor yang cocok untuk Monika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa lama kemudian, ia memandang Martha dan berkata Kelihatannya, kalian harus mencari ayah kandung Monika. Barangkali sumsum tulangnya, atau sumsum tulang belakang anaknya ada yang cocok untuk Monika.Tetapi, apakah kalian bersedia membiarkan ia kembali muncul dalam kehidupan kalian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Martha berkata : "Demi anak, aku bersedia berlapang dada memaafkannya. Bila ia bersedia muncul menyelamatkannya. Aku tak akan memperkarakannya. Dr.Adely merasa terkejut akan kedalaman cinta sang ibu. Berita pencarian yang istimewa ini mengakibatkan banjir pedonor sumsum tulang belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih lagi lewat waktu begitu lama, mau mencari sang pemerkosa di mana Martha dan Peterson mempertimbangkannya baik-baik, sebelum akhirnya memutuskan memuat berita pencarian ini di koran dengan menggunakan nama samaran. November 2002, di koranWayeli termuat berita pencarian ini, seperti yang digambarkan sebelumnya. Berita ini memohon sang pelaku pemerkosaan waktu itu berani muncul, demi untuk menolong sebuah nyawa seorang anak perempuan penderita leukimia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu berita ini keluar, tanggapan masyarakat begitu menggemparkan. Kotak surat dan telepon Dr. Adely bagaikan meledak saja, kebanjiran surat masuk dan telepon, orang-orang terus bertanya siapakah wanita ini  Mereka ingin bertemu dengannya, berharap dapat memberikan bantuan padanya. Tetapi Martha menolak semua perhatian mereka, ia tak ingin mengungkapkan identitas sebenarnya, lebih tak ingin lagi identitas Monika sebagai anak hasil pemerkosaan terungkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini juga seluruh media penuh dengan diskusi tentang bagaimana cerita ini berakhir. (suratkabar Roma) Komentar dengan topik : Orang hitam itu akan munculkah? Jika orang hitam ini berani muncul, akan bagaimanakah masyarakat kita sekarang menilainya  Akankah menggunakan hukum yang berlaku untuk menghakiminya  Haruskah ia menerima hukuman dan cacian untuk masa lalunya, ataukah ia harus menerima pujian karena keberaniannya hari ini ? (Surat kabar Wayeli) manulis topik Bila Anda orang berkulit hitam itu, apa tindakan yang Anda lakukan? sebagai bahan diskusi. Dan menarik berbagai pendapat akan sulitnya berada di dua pilihan ini. Bagian penjara setempat terus berupaya membantu Martha, memberikan laporan terpidana hukuman pada tahun 1992 pada RS. Dikarenakan jumlah orang berkulit hitam di kota ini hanya sedikit, maka dalam 10 tahun terakhir ini juga hanya sedikit jumlah terhukum berkulit&lt;br /&gt;hitam.Mereka berkata pada Martha : Sekalipun beberapa orang bukanlah terhukum karena tindak perkosaan, tapi mungkin beberapa juga menemui hal seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang ini juga sebagian telah keluar penjara, sebagian lainnya masih berada di dalam penjara.Martha dan Peterson menghubungi beberapa orang ini, begitu banyak terpidana waktu itu yang bersungguh-sungguh dan antusias untuk memberikan petunjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayangnya, mereka semua bukanlah orang hitam yang memperkosanya waktu itu.Tak lama kemudian, kisah Martha menyebar ke seluruh rumah tahanan, tak sedikit terpidana yang tergerak karena kasih ibu ini, tak peduli mereka berkulit hitam maupun berkulit putih, mereka semua bersukarela mendaftar untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang, berharap dapat mendonorkannya untuk Monika. Tapi tak satupun pedonor yang memenuhi kriteria di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita pencarian ini mengharukan banyak orang, tak sedikit orang yang bersukarela untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang, untuk mengetahui apakah dirinya memenuhi kriteria.Para sukarelawan semakin lama semakin bertambah, di Wayeli timbullah wabah untuk mendonorkan sumsum tulang belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang mengejutkan adalah kesediaan para sukarelawan ini menyelamatkan banyak penderita leukimia lainnya, sayangnya Monika tak termasuk diantara mereka yang beruntung.Martha dan Peterson menantikan dengan panik kemunculan si kulit hitam.Akhirnya dua bulan telah lewat, orang ini tak muncul-muncul juga. Dengan tidak tenang, mereka mulai berpikir, mungkin orang hitam itu sudah telah meninggalkan dunia ini. Mungkin ia telah meninggalkan jauh-jauh kampung halamannya. Sudah sejak lama tak berada di Itali. Mungkin ia tak bersedia merusak kehidupannya sendiri, tak ingin muncul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tak peduli bagaimanapun, asalkan Monika hidup sehari lagi, mereka tak rela untuk melepaskan harapan untuk mencari orang hitam itu. Di saat sebuah jiwa merana tak menentu, harapan selalu disaat keputusasaan melanda kembali muncul. Saat itu berita pencarian juga muncul di Napulese, memporakporandakan perasaan seorang pengelola toko minuman keras berusia 30 tahun. Ia seorang kulit hitam, bernama Ajili. 17 Mei 1992 waktu itu, ia memiliki lembaran tergelam merupakan mimpi terburuknya di malam berhujan itu. Ia adalah sang peran utama dalam kisah ini. Tak seorangpun menyangka,&lt;br /&gt;Ajili yang sangat kaya raya itu, pernah bekerja sebagai pencuci piring panggilan.Dikarenakan orang tuanya telah meninggal sejak iamasih muda, ia yang tak pernah mengenyam dunia pendidikan terpaksa bekerja sejak dini. Ia yang begitu pandai dan cekatan, berharap dirinya sendiri bekerja dengan giat demi mendapatkan sedikit uang dan penghargaan dari orang lain. Tapi sialnya, bosnya merupakan seorang rasialis, yang selalu mendiskriminasikannya.Tak peduli segiat apapun dirinya, selalu memukul dan memakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Mei 1992, merupakan ulang tahunnya ke 20, ia berencana untuk pulang kerja lebih awal merayakan hari ulang tahunnya. Siapa menyangka, di tengah kesibukan ia memecahkan sebuah piring. Sang bos menahan kepalanya, memaksanya untuk menelan pecahan piring. Ajili begitu marah dan memukul sang bos, lalu berlari keluar meninggalkan restoran. Di tengah kemarahannya ia bertekad untuk membalas dendam pada si kulit putih. Malam berhujan lebat, tiada seorangpun lewat, dan di parkiran ia bertemu Martha. Untuk membalaskan dendamnya akibat pendiskriminasian, ia pun memperkosa sang wanita yang tak berdosa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi selesai melakukannya, Ajili mulai panik dan ketakutan. Malam itu juga ia menggunakan uang ulang tahunnya untuk membeli tiket KA menuju Napulese, meninggalkan kota ini.Di Napulese, ia bertemu keberuntungannya. Ajili mendapatkan pekerjaan dengan lancar di restoran milik orang Amerika. Kedua pasangan Amerika ini sangatlah mengagumi kemampuannya, dan menikahkannya dengan anak perempuan mereka, Lina, dan pada akhirnya juga mempercayainya untuk mengelola toko mereka. Beberapa tahun ini, iayang begitu tangkas, tak hanya memajukan bisnis toko minuman keras ini, ia juga memiliki 3 anak yang lucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mata pekerja lainnya dan seluruh anggota keluarga, Ajili merupakan bos yang baik, suami yang baik, ayah yang baik.Tapi hati nuraninya tetap membuatnya tak melupakan dosa yang pernah diperbuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia selalu memohon ampun pada Tuhan dan berharap Tuhan melindungi wanita yang pernah diperkosanya, berharap ia selalu hidup damai dan tentram. Tapi ia menyimpan rahasianya rapat-rapat, tak memberitahu seorangpun. Pagi hari itu, Ajili berkali-kali membolak-balik koran, ia terus mempertimbangkan kemungkinan dirinyalah pelaku yang dimaksud. Sedikitpun ia tak pernah membayangkan bahwa wanita malang itu mengandung anaknya, bahkan menanggung tanggung jawab untuk memelihara dan menjaga anak yang awalnya bukanlah miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, Ajili beberapa kali mencoba menghubungi no.Telepon Dr.Adely. Tapi setiap kali, belum sempat menekan habis tombol telepon, ia telah menutupnya kembali. Hatinya terus bertentangan, bila ia bersedia mengakui semuanya, setiap orang kelak akan mengetahui sisi terburuknya ini, anak-anaknya tak akan lagi mencintainya, ia akan kehilangan keluarganya yang bahagia dan istrinya yang cantik. Juga akan kehilangan penghormatan masyarakat disekitarnya. Semua yang ia dapatkan dengan ditukar kerja kerasnya bertahun-tahun. Malam itu, saat makan bersama, seluruh keluarga mendiskusikan kasus Martha.Sang istri, Lina berkata : : "Aku sangat mengagumi Martha. Bila aku diposisinya, aku tak akan memiliki keberanian untuk memelihara anak hasil perkosaan hingga dewasa. Aku lebih mengagumi lagi suami Martha, ia sungguh pria yang patut dihormati, tak disangka ia dapat menerima anak yang demikian". Ajili termenung mendengarkan pendapat istrinya, dan tiba-tiba mengajukan pertanyaan :Kalau begitu, bagaimana kau memandang pelaku pemerkosaan itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikitpun aku tak akan memaafkannya!!! Waktu itu ia sudah membuat kesalahan, kali ini juga hanya dapat meringkuk menyelingkupi dirinya sendiri, ia benar-benar begitu rendah, begitu egois, begitu pengecut! Ia benar-benar seorang pengecut! demikian istrinya menjawab dengan dipenuhi api kemarahan. Ajili mendengarkan saja, tak berani mengatakan kenyataan pada istrinya. Malam itu, anaknya yang baru berusia 5 tahun begitu rewel tak bersedia tidur, untuk pertama kalinya Ajili kehilangan kesabaran dan&lt;br /&gt;menamparnya. Sang anak sambil menangis berkata :"Kau ayah yang jahat, aku tak mau peduli kamu lagi. Aku tak ingin kau menjadi ayahku".Hati Ajili bagai terpukul keras mendengarnya, ia pun memeluk erat-erat sang anak dan berkata : "Maaf, ayah tak akan memukulmu lagi. Ayah yang salah, maafkan papa ya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sini, Ajili pun tiba-tiba menangis. Sang anak terkejut dibuatnya, dan buru-buru berkata padanya untuk menenangkan ayahnya : "Baiklah, kumaafkan. Guru TK ku bilang, anak yang baik adalah anak yang mau memperbaiki kesalahannya. Malam itu, Ajili tak dapat terlelap, merasa dirinya bagaikan terbakar dalam neraka. Di matanya selalu terbayang kejadian malam berhujan deras itu, dan bayangan sang wanita. Ia sepertinya dapat mendengarkan jerit tangis wanita itu. Tak henti-hentinya ia bertanya pada dirinya sendiri : "Aku ini sebenarnya orang baik, atau orang jahat ?"  Mendengar bunyi napas istrinya yang teratur, ia pun kehilangan seluruh keberaniannya untuk&lt;br /&gt;berdiri. Hari kedua, ia hampir tak tahan lagi rasanya. Istrinya mulai merasakan adanya ketidakberesan pada dirinya, memberikan perhatian padanya dengan menanyakan apakah ada masalah  Dan ia mencari alasan tak enak badan untuk meloloskan dirinya. Pagi hari di jam kerja, sang karyawan menyapanya ramah : "Selamat pagi, manager !" Mendengar itu, wajahnya tiba-tiba menjadi pucat pasi, dalam hati dipenuhi perasaan&lt;br /&gt;tak menentu dan rasa malu. Ia merasa dirinya hampir menjadi gila saja rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhari-hari memeriksa &gt;hati nuraninya, Ajili tak dapat lagi terus diam saja, iapun menelepon Dr. Adely. Ia berusaha sekuat tenaga menjaga suaranya supaya tetap tenang : "Aku ingin mengetahui keadaan anak malang itu. Dr. Adely memberitahunya, keadaan sang anak sangat parah. Dr.Adely menambahkan kalimat terakhirnya berkata :"Entah apa ia dapat menunggu hari kemunculan ayah kandungnya. Kalimat terakhir ini menyentuh hati Ajili yang paling dalam, suatu perasaan hangat sebagai sang ayah mengalir keluar, bagaimanapun anak itu juga merupakan darah dagingnya sendiri ! Ia pun membulatkan tekad untuk menolong Monika. Ia telah melakukan kesalahan sekali, tak boleh kembali membiarkan dirinya meneruskan kesalahan ini. Malam hari itu juga, ia pun mengobarkan keberaniannya sendiri untuk memberitahu sang istri tentang segala rahasianya. Terakhir ia berkata : "Sangatlah mungkin bahwa aku adalah ayah Monika  Aku harus menyelamatkannya. Lina sangat terkejut, marah dan terluka, mendengar semuanya, ia berteriak marah :"Kau PEMBOHONG !" Malam itu juga ia membawa ketiga anak mereka, dan lari pulang ke rumah ayah ibunya. Ketika ia memberitahu mereka tentang kisah Ajili, kemarahan kedua suami-istri tersebut dengan segera mereda.Mereka adalah dua orang tua yang penuh pengalaman hidup, mereka menasehatinya :"Memang benar, kita patut marah terhadap segala tingkah laku Ajili di masa lalu. Tapi pernahkah kamu memikirkan, ia dapat mengulurkan dirinya untuk muncul, perlu berapa banyak keberanian besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini membuktikan bahwa hati nuraninya belum sepenuhnya terkubur. Apakah kau&lt;br /&gt;mengharapkan seorang suami yang pernah melakukan kesalahan tapi kini bersedia memperbaiki dirinya  Ataukah seornag suami yang selamanya menyimpan kebusukan ini didalamnya ?" Mendengar ini Lina terpekur beberapa lama. Pagi-pagi di hari keuda, ia langsung kembali ke sisi Ajili, menatap mata sang suami yang dipenuhi penderitaan, Lina menetapkan hatinya berkata :"Ajili, pergilah menemui Dr. Adely ! Aku akan menemanimu !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Februari 2003, suami istri Ajili, menghubungi Dr. Adely.&lt;br /&gt;8 Februari, pasangan tersebut tiba di RS Elisabeth, demi untuk pemeriksaan DNA Ajili. Hasilnya Ajili benar-benar adalah ayah Monika. Ketika Martha mengetahui bahwa orang hitam pemerkosanya itu pada akhirnya berani memunculkan dirinya, ia pun tak dapat menahan air matanya. Sepuluh tahun ini ia terus memendam dendam kesumat terhadap Ajili, namun saat ini ia hanya dipenuhi perasaan terharu. Segalanya berlangsung dalam keheningan.Demi untuk melindungi pasangan Ajili dan pasangan Martha, pihak RS tidak mengungkapkan dengan jelas identitas mereka semua pada media, dan juga tak bersedia&lt;br /&gt;mengungkapkan keadaan sebenarnya, mereka hanya memberitahu media bahwa ayah kandung&lt;br /&gt;Monika telah ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita ini mengejutkan seluruh pemerhati berita ini. Mereka terus-menerus menelepon, menulis suratpada Dr. Adely, memohon untuk dapat menyampaikan kemarahan mereka pada orang hitam ini, sekaligus penghormatan mereka padanya. Mereka berpendapat :"Barangkali ia pernah melakukan tindak pidana, namun saat ini ia seorang pahlawan !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Februari, kedua pasangan Martha dan suami memohon untuk dapat bertemu muka langsung dengan Ajili. Awalnya Ajili tak berani untuk menemui mereka, namun pada permohonan ketiga Martha, iapun menyetujui hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Februari, dalam ruang tertutup dan dirahasiakan di RS, Martha bertemu langsung&lt;br /&gt;dengan Ajili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajili baru saja memangkas rambutnya, saat ia melihat Marth, langkah kakinya terasa sangatlah berat, raut wajahnya memucat. Martha dan suaminya melangkah maju, dan mereka bersama-sama saling menjabat tangan masing-masing, sesaat ketiga orang tersebut diam tanpa suara menahan kepedihan, sebelum akhirnya air mata mereka bersama-sama mengalir. Beberapa waktu kemudian, dengan suara serak Ajili berkata : "Maaf...mohon maafkan aku !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ini telah terpendam dalam hatiku selama 10 tahun. Hari ini akhirnya aku mendapat kesempatan untuk mengatakannya langsung kepadamu. Martha menjawab :"Terima kasih Kau dapat muncul. Semoga Tuhan memberkati, sehingga sumsum tulang belakangmu dapat menolong putriku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 Februari, dokter melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang Ajili. Untungnya, sumsum tulang belakangnya sangat cocok bagi Monika Sang dokter berkata dengan antusias : "Ini suatu keajaiban !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Februari 2003, sekian lama harapan masyarakat luas akhirnya terkabulkan. Monika menerima sumsum tulang belakang Ajili, dan pada akhirnya Monika telah melewati masa kritis.Satu minggu kemudian, Monika boleh keluar RS dengan sehat walafiat. Martha dan suami memaafkan Ajili sepenuhnya, dan secara khusus mengundang Ajili dan Dr. Adely datang kerumah mereka untuk merayakannya.Tapi hari itu Ajili tidak hadir, ia memohon Dr. Adely membawa suratnya bagi mereka. Dalam suratnya ia menyatakan penyesalan dan rasa malunya berkata :"Aku tak ingin kembali mengganggu kehidupan tenang kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berharap Monika berbahagia selalu hidup dan tumbuh dewasa bersama kalian. Bila kalian menghadapi kesulitan bagaimanapun, harap hubungi aku, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu kalian". Saat ini juga, aku sangat berterima kasih pada Monika, dari dalam lubuk hatiku terdalam, dialah yang memberiku kesempatan untuk menebus dosa. Dialah yang membuatku dapat memiliki kehidupan yang benar-benar bahagia&lt;br /&gt;di saparoh usiaku selanjutnya. Ini adalah hadiah yang ia berikan padaku !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Italia post)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112633426619943952?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112633426619943952/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112633426619943952' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112633426619943952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112633426619943952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/09/dibalik-cerita-pedonor-sumsum-tulang.html' title='Dibalik cerita Pedonor sumsum tulang belakang dan pelaku pemerkosaan'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112611163251832222</id><published>2005-09-07T23:40:00.000+07:00</published><updated>2005-09-07T23:47:12.526+07:00</updated><title type='text'>IMAJINER DOA</title><content type='html'>oleh: Ratih Sanggarwati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa yang kupanjatkan ketika aku masih gadis&lt;br /&gt;"Ya Allah beri aku calon suami yang baik, yang sholeh.&lt;br /&gt;Beri aku suami yang dapat kujadikan imam dalam keluargaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa yang kupanjatkan ketika selesai menikah&lt;br /&gt;"Ya Allah beri aku anak yang sholeh dan sholehah,&lt;br /&gt;agar mereka dapat mendoakanku ketika nanti aku mati&lt;br /&gt;dan menjadi salah satu amalanku yang tidak pernah putus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku lahir&lt;br /&gt;"Ya Allah beri aku kesempatan menyekolahkan mereka&lt;br /&gt;di sekolah Islami yang baik meskipun mahal,&lt;br /&gt;beri aku rizki untuk itu ya Allah...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku sudah mulai sekolah&lt;br /&gt;"Ya Allah..... jadikan dia murid yang baik sehingga dia dapat bermoral Islami,&lt;br /&gt;agar dia bisa khatam Al Quran pada usia muda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku sudah beranjak remaja&lt;br /&gt;"Ya Allah jadikan anakku bukan pengikut arus modernisasi yang&lt;br /&gt;mengkhawatirkanku.&lt;br /&gt;Ya Allah aku tidak ingin ia mengumbar auratnya, karena dia ibarat buah yang&lt;br /&gt;sedang ranum."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku menjadi dewasa&lt;br /&gt;"Ya Allah entengkan jodohnya,&lt;br /&gt;berilah jodoh yang sholeh pada mereka,&lt;br /&gt;yang bibit, bebet, bobotnya baik dan sesuai setara dengan keluarga kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa yang kupanjatkan ketika anakku menikah&lt;br /&gt;"Ya Allah jangan kau putuskan tali ibu &amp; anak ini,&lt;br /&gt;aku takut kehilangan perhatiannya dan takut kehilangan dia&lt;br /&gt;karena dia akan ikut suaminya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa yang kupanjatkan ketika anakku akan melahirkan&lt;br /&gt;"Ya Allah mudah-mudahan cucuku lahir dengan selamat.&lt;br /&gt;Aku inginkan nama pemberianku pada cucuku,&lt;br /&gt;karena aku ingin memanjangkan teritoria wibawaku sebagi ibu dari ibunya&lt;br /&gt;cucuku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kupanjatkan doa-doa itu,&lt;br /&gt;aku membayangkan Allah tersenyum dan berkata......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau ingin suami yang baik dan sholeh&lt;br /&gt;sudahkah engkau sendiri baik dan sholehah?&lt;br /&gt;Engkau ingin suamimu jadi imam,&lt;br /&gt;akankah engkau jadi makmum yang baik?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau ingin anak yang sholehah,&lt;br /&gt;sudahkah itu ada padamu dan pada suamimu.&lt;br /&gt;Jangan egois begitu......&lt;br /&gt;masak engkau ingin anak yang sholehah&lt;br /&gt;hanya karena engkau ingin mereka mendoakanmu....&lt;br /&gt;tentu mereka menjadi sholehah utama karena-Ku,&lt;br /&gt;karena aturan yang mereka ikuti haruslah aturan-Ku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau ingin menyekolahkan anakmu di sekolah Islam,&lt;br /&gt;karena apa?...... prestige? ...... atau....&lt;br /&gt;engkau tidak mau direpotkan dengan mendidik Islam padanya?&lt;br /&gt;Engkau juga harus belajar,&lt;br /&gt;Engkau juga harus bermoral Islami,&lt;br /&gt;Engkau juga harus membaca Al Quran dan berusaha mengkhatamkannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana engkau dapat menahan anakmu tidak menebarkan pesonanya&lt;br /&gt;dengan mengumbar aurat,&lt;br /&gt;kalau engkau sebagai ibunya jengah untuk menutup aurat?&lt;br /&gt;Sementara engkau tahu Aku wajibkan itu untuk keselamatan dan kehormatan umat-&lt;br /&gt;Ku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau bicara bibit, bebet, bobot untuk calon menantumu,&lt;br /&gt;seolah engkau tidak percaya ayat 3 &amp; 26 surat An Nuur dalam Al Quran-Ku.&lt;br /&gt;Percayalah kalau anakmu dari bibit, bebet, bobot yang baik&lt;br /&gt;maka yang sepadanlah yang dia akan dapatkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau hanya mengandung, melahirkan dan menyusui anakmu.&lt;br /&gt;Aku yang memiliki dia saja, Aku bebaskan dia dengan kehendaknya.&lt;br /&gt;Aku tetap mencintainya, meskipun dia berpaling dari-Ku,&lt;br /&gt;bahkan ketika dia melupakan-Ku.&lt;br /&gt;Aku tetap mencintainya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anakmu adalah amanahmu,&lt;br /&gt;cucumu adalah amanah dari anakmu,&lt;br /&gt;berilah kebebasan&lt;br /&gt;untuk melepaskan busur anak panahnya sendiri yang menjadi amanahnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas...... aku malu...... dengan imajinasiku sendiri....&lt;br /&gt;aku malu......&lt;br /&gt;aku malu akan tuntutanku.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku ya Allah......&lt;br /&gt;lantas aku malu dengan imajinasiku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ratih Sanggarwati, Gunung Geulis, 25 Desember 2002)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112611163251832222?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112611163251832222/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112611163251832222' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112611163251832222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112611163251832222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/09/imajiner-doa.html' title='IMAJINER DOA'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112341517049278622</id><published>2005-08-08T08:40:00.000+07:00</published><updated>2005-08-11T11:16:40.603+07:00</updated><title type='text'>Pernikahan seorang sahabat</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/2005-08-07058.jpg" alt="Lif01" width="325" height="244" &gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Note: Pay attention on the 'left side' of the groom&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/Lif%20nikah/2005-08-07022.jpg" alt="Lif02" width="200" height="150" &gt;  &lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/Lif%20nikah/2005-08-07024.jpg" alt="Lif03" width="200" height="150" &gt;  &lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/Lif%20nikah/2005-08-07025.jpg" alt="Lif04" width="200" height="150" &gt;    &lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/Lif%20nikah/2005-08-07030.jpg" alt="Lif05" width="200" height="150" &gt;    &lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/Lif%20nikah/2005-08-07037.jpg" alt="Lif06" width="113" height="150" &gt;  &lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/Lif%20nikah/2005-08-07048.jpg" alt="Lif03" width="200" height="150" &gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112341517049278622?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112341517049278622/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112341517049278622' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112341517049278622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112341517049278622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/08/pernikahan-seorang-sahabat.html' title='Pernikahan seorang sahabat'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/Lif%20nikah/th_2005-08-07022.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112309528658408673</id><published>2005-08-04T14:22:00.000+07:00</published><updated>2005-08-04T01:54:46.593+07:00</updated><title type='text'>Pembantu... Oh... Pembantu...</title><content type='html'>Hampir di setiap milis nyak-nyak yang aku ikutin, selalu aja 'ASISTEN' jadi topik yang paling hangat. Coba aja kita sebutin satu-satu yang jadi alasannya:&lt;br /&gt;Si ASISTEN tersayang;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;kabur dari rumah, anak ditinggalin begitu aja&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;pulang kampung hampir tiap bulan, padahal perjanjiannya 6bulan sekali aja ato bahkan setaun sekali&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;pacaran, gak cuma itu aja... Kalo wakuncar, yang mpu-nya rumah jadi tukang tunggu pintu&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;iri karena gaji BS lebih tinggi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;suka ngambil makanan yang punya rumah *masih untung cuma makanan, kalo uang?!?!&lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/4/4_9_15v.gif' alt='Pouty' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt;*&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;suka mampir ke tetangga&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;suka make telpon sembarangan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;Ugh...banyak banget dech!!! Kalo ada yang mau nambahin listnya monggo...&lt;br /&gt;Di milis, juga banyak tips untuk ngadepin sang Asisten ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sejak Kia lahir, memutuskan untuk minta bantuan seorang Asisten yang pulang hari. Yang ini cerita waktu di Batam ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dapet seorang anak kecil dech... Dari Aceh, ditanya tahun berapa dia terakhir sekolah aja gak tau... tapi yang jelas berenti pas 2smp kalo gak salah. Awalnya sih sedih banget denger ceritanya dia, namanya Mawar. Mawar baru aja pindah ke Batam, tadinya tinggal di Langkat ama neneknya. Di sini Mawar ikut orangtuanya. Profesi ibunya juga asisten harian, bapaknya buruh bangunan seadanya. Mawar disuruh kerja ama Ibunya buat bantuin dapur, padahal selama di Langkat (di rumah neneknya) gak pernah kerja kerjaan rumah tangga. BTW si Mawar ini gak tau Langkat itu propinsi apa... (Ini waktu aku tanya, karena aku juga gak tau Langkat itu di mana&lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/4/4_18_3.gif' alt='Secret' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt;) Hmm, dari sini bisa disimpulkan pinternya Mawar kayak apa kan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut standar-ku, kerjaannya gak beres... Tapi well, sebelumnya dia gak pernah kerjakan??? Dimaklumin dech, nanti juga kalo diajarin bisa. Tapi..it turns out that Mawar itu suka ngeyel, kalo dikasih tau. Pernah karena udah dibilangin berkali-kali ga mempan, aku suruh dia sikat kamar mandi 2x karena emang gak bersih... Kayak belom disikat! Ini masih bisa ditolerir... Tapi belakangan, aku ngerasa disering banget boong. Wah, ini gak bisa ditolerir... Akhirnya dengan berat hati...Aku berhentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua ini masih di Batam juga. Ibu yang udah lumayan berumur, orang Aceh juga... Anaknya banyak, yang paling besar 20tahun (kalo gak salah), 2orang yang masih sekolah dia titipin di Panti Asuhan. Suaminya udah meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ampun dech.. nyetrika kemeja sering aku suruh ulang. Ada cerita lucu sama ibu ini, suka ngeyel kalo dibilangin. Tiap dia nyapu, debunya selalu ketinggalan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu (I): Susah sekali ya, De'... Debunya ketinggalan terus&lt;br /&gt;Aku (A): Nyapunya jangan begitu Bu, tapi harus pelan jadi yang udah disapu gak akan nyebar lagi...*belio nyapu a la nyapu halaman*&lt;br /&gt;(I): Ini sapunya saya kasih air ya De'&lt;br /&gt;(A): Jangan Bu, nanti malah makin kotor...&lt;br /&gt;(I): dhsgcgsgwtyvcg *aku gak denger apa yang belio omongin*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas aku liat, ternyata sapunya udah dibasahin dan dipake... Kebayang donk, bentuknya begimana??? Aku cuma bisa senyum sedih, pas si Ibu bilang, "Makin kotor ya De'..."&lt;br /&gt;Lha, Bu... Dari tadi gw juga udah bilang begitu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari lain, aku liat kepala sapuku copot dari gagangnya. Sama belio dipasang, tapi lepas lagi-lepas lagi. Apa akalnya?!?!? Ijuknya (well, sapu gw bukan ijuk tapi plastik) direnggut sedikit, terus dipake nyumpel itu sapu. Gue kaget setengah mati, sialan sapu gue bagus2 digithuin!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(A): Bu, kenapa sapunya?&lt;br /&gt;(I): Rusak De', dari tadi copot terus...&lt;br /&gt;(A): Itu gak rusak Bu, masangnya diputer.&lt;br /&gt;(I): Enggak De' gak bisa.&lt;br /&gt;Well OK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pas dia pulang gw periksa, ternyata dia gak tau teknologi ulir kali ya... Tuh, kepala sapunya dipasang ke gagang pake ulir. Sama di masukinnya diteken-teken doank. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw curhat ama suami gw, belio cuma bilang, "Tha, kalo dia pinter udah jadi engineer kali..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus ada peristiwa tsunami, keluarga Ibu itu selamat semua karena mereka dari Langkat. Tapi ada seorang kerabat yang meninggal, dia mau pulang ke Aceh.&lt;br /&gt;Yang ini berentinya bareng sama jadwal Kita pindah ke Jakarta. Ada cerita mengecewakan juga sih seputar itu, tapi...ya sudahlah!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ini di Jakarta&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ketiga&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Asisten harian lagi. Kali ini seumuran nyokap (alm), belio kenal ama nyokap, jadi gw dipanggil nama aja ama dia.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/accessories/chore02.jpg" alt="chore02" width="121" height="100" align="right"&gt;Yang ini parah banget. Percaya gak?!??! Nyapu-ngepel-cuci baju-cuci piring-setrika selesai dalam waktu &lt;strong&gt;SATU JAM SAJA&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Gue brentiin karena gak sanggup liat kerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nih ya gue kasih tau.&lt;br /&gt;Ngepel, bekas makanan yang nempel di lantai kagak bersih *jadi gue harus bersihin lagi*&lt;br /&gt;Cuci baju, air softener hari ini disimpen buat besok nyampur ama detergen untuk cucian besok. Pernah nyuci seprai yang kena pupnya Kia, gak ilang bow!!! Jadi gw sering banget nge&lt;em&gt;londri&lt;/em&gt;in baju.&lt;br /&gt;Cuci piring, bekas lipstik di pinggir gelas aja gak ilang.&lt;br /&gt;Setrika, lebih parah lagi...&lt;br /&gt;Mostly, kerjaannya gue ulang lagi dech. Gila lo, brarti udah gue bayar dia untuk kerja ama gue biar hemat tenaga. Kerjaan dia gue ulang lagi, kan pengeluaran gue jadi doble semua *air, listrik, detergen, softener*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/accessories/chore01.jpg" alt="chore01" width="100" height="121" align="left"&gt;Gue janji dalam hati, kalo rumah udah selesai diberesin (waktu minta bantuin Ibu ini, gw jagain rumah Tante), gw bakal beli mesin cuci dan dengan senang hati Ibu itu gw berentiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang sih, kadang kerjaan begitu gak kepegang ama gue. Ya, gw pasrah aja... Gak maksain diri dech!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YangTi pernah bilang, pilihannya cuma dua kalo kondisi asisten begini, "pilih capek hati ato capek badan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan gw saat ini jelas kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, dalam cerita ini gw gak maksud mendeskriditkan daerah tertentu. Murni gue pengen curhat aja. Dan gue minta maaf yang sebesar-besarnya kalo ada pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan jurnal ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112309528658408673?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112309528658408673/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112309528658408673' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112309528658408673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112309528658408673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/08/pembantu-oh-pembantu.html' title='Pembantu... Oh... Pembantu...'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/accessories/th_chore02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112306510739182762</id><published>2005-08-04T06:36:00.000+07:00</published><updated>2005-08-03T17:31:47.396+07:00</updated><title type='text'>Books BATON itu apa sih???</title><content type='html'>Waa... tadi abis blogwalking ke blog-nya &lt;a href="http://mamanyaaida.blogspot.com"&gt;Ika&lt;/a&gt;. Yang lagi nge-bahas soal buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomongin soal buku, koleksi apa aja yang aku punya?!?!? Kalo dari jaman kecil dulu, udah gak inget lagi kalee... Well, mulai koleksi Enid Blyton: Lima Sekawan, Empat Sekawan (Jack, Phillips, Dinah, sama adeknya Jack lupa namanya siapa), Mallory Towers, Si Badung, Si Kembar. Trus koleksi Trio Detektif, Nancy Drew, Hardy Boys, TinTin, Nina, Lucky Luke, Donald Bebek...&lt;br /&gt;Trus merambah ke dunia komik *kalo ni gw lebih sering nebeng punya sepupu gue*.&lt;br /&gt;Mira W, V.Lestari... (gelap dech banyak). Gw juga suka NH. Dini...&lt;br /&gt;Lama-lama kenal Michael Crichton, John Grisham, aduh...apalagi ya.&lt;br /&gt;Buku psikologi praktis, panduan merawat anak, serial Chicken Soup, macem-macem dech...&lt;br /&gt;Trus belakangan ini baca Fira Bas, chicklit, teenlit, yang baru dibeli dan belum dibuka bungkusnya Dan Brown "Demon &amp; Angel".&lt;br /&gt;Buka yang trakhir dibaca, Fira Bas', Torey Hayden's (lupa judulnya), sama seri ayahbunda "multiple Intelligent". &lt;br /&gt;Oh, buku terakhir yang aku baca, dan bikin nangis darah &lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/36/36_1_4.gif' alt='Crying 2' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt;Harry Potter: Half Blood Prince. Kenapa sih Albus Dumbledore harus meninggal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eniwei books Baton itu, mirip pesan berantai githu, kalo gak diterus bisa kena karma kali &lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/4/4_12_10.gif' alt='I Dunno' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt; So, yang baca ini, kena lemparanku ya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112306510739182762?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112306510739182762/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112306510739182762' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112306510739182762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112306510739182762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/08/books-baton-itu-apa-sih.html' title='Books BATON itu apa sih???'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112144552051638225</id><published>2005-07-16T13:38:00.000+07:00</published><updated>2005-07-15T23:38:40.523+07:00</updated><title type='text'>Bunda lagi iseng...</title><content type='html'>Lagi blogwalking, terus nemu &lt;a href="www.blogthings.com"&gt;blog&lt;/a&gt; yang asyik buat iseng-iseng. Ternyata pas diutak-atik. Eh...ternyata hasilnya &lt;font color=#ff0099&gt;&lt;strong&gt;BUNDA BANGET GITHU LHO!!!&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="font-family: serif; color: black; font-size: 12pt;" width="350" align=center border="0" cellspacing="8" cellpadding="5"&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center" bgcolor="#FF99CC"&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 style="margin: 0; border: 0;"&gt;The Keys to Your Heart&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#FF9FD2"&gt;&lt;br /&gt;You are attracted to those who are unbridled, untrammeled, and free.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#FFA6D9"&gt;&lt;br /&gt;In love, you feel the most alive when your partner is patient and never willing to give up on you.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#FFACDF"&gt;&lt;br /&gt;You'd like to your lover to think you are optimistic and happy.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#FFB3E6"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#FFB9EC"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#FFBFF2"&gt;&lt;br /&gt;Your risk of cheating is zero. You care about society and morality. You would never break a commitment.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#FFC6F9"&gt;&lt;br /&gt;You think of marriage as something precious. You'll treasure marriage and treat it as sacred.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#FFCCFF"&gt;&lt;br /&gt;In this moment, you think of love as commitment. Love only works when both people are totally devoted.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogthings.com/keystoyourheartquiz/"&gt;What Are The Keys To Your Heart?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112144552051638225?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112144552051638225/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112144552051638225' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112144552051638225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112144552051638225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/07/bunda-lagi-iseng.html' title='Bunda lagi iseng...'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112136520033945360</id><published>2005-07-15T15:19:00.000+07:00</published><updated>2005-07-15T01:20:00.346+07:00</updated><title type='text'>Ya ALLAH, ke mana dunia ini berputar???</title><content type='html'>Aku gak tau harus gimana ceritanya. Yang jelas hati dan pikiranku rasanya teriris-iris. Barusan aja, aku nonton &lt;a href="http://www.transtv.co.id"&gt;kupas tuntas&lt;/a&gt;. Topiknya (kira-kira) &lt;font color=#ff0000&gt;&lt;strong&gt;praktek prostitusi di kalangan pelajar sekolah menengah&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku gak nonton dari awal sih, tapi pas aku mulai liat... Lagi wawancara seorang 'penyalur' berumur 15 tahun. Ya ampun, UMUR 15 TAHUN!!! Dia bilang di semarang-jogja punya sekitar 20orang, jakarta 5orang, dan bandung (berapa ya? banyak dech!!!) Para 'pekerja'-nya ini adalah anak SMP umur 14-15tahun. Astaghfirullah!!! Ya ALLAH, umur 15tahun dulu aku ngapain ya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang anak yang diwawancara, dia gak mau nge-lanjutin ke SMA padahal nilai2nya lumayan bagus. Alasannya apa coba?!!? Gak mau repot mikirin bayaran sekolah... Ini potret apa ya?!?!? Potret pendidikan nasional kita yang carut marut atau moral bangsa yang terpuruk???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jogja, sebuah lembaga melakukan survey. Hasilnya 10% responden (siswa SMP) mengaku sudah pernah melakukan hubungan sex. Ya ALLAH, aku gak tau harus ngomong apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di Jogja (kalo gak salah tadi lokasinya alun2 kidul). Malahan katanya, anak-anak ini, ada yang diajak sama kakak-nya untuk cari uang jajan. Kebayang gak sih??? Bahkan, ada anak SD, ANAK SD!!! Udah ada yang mulai praktek, walopun belum mau diajak check-in, cuma mau jalan-jalan doank. Yang check-in tarifnya sekitar 250rb-an, dari jam 9malem sampe jam 1pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku gak tau harus nulis seperti apa... Yang jelas, sekarang rasanya otakku beku... Apa dunia sekarang berputar sedemikian cepat? Sehingga aku jadi terkaget-kaget, ato ini hanya halusinasi aku aja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SD, lagi ngapain aku pas SD? Rasanya masa itu, ketauan pacaran aja malunya setengah mati... Eh, gak perlu pacaran!!! Ketauan pake miniset aja, wuih...muka rasa-nya warna-warni:-(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ini komen lain ya... Di bagian akhir acara, sang presenter mewawancarai seorang narasumber, kebetulan yang jadi narasumber: Hughes. Ibu yang satu ini baru dapet penghargaan sebagai duta anti perdagangan manusia dari US.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si presenter ini bertanya pertanyaan2 yang gak mutu...kesannya Hughes minta tuh penghargaan. Seperti apa yang udah dilakukan sebagai pahlawan, kenapa pekerja sosial yang menangani langsung gak disebut pahlawan, Hughes udah pernah bertemu langsung dengan anak-anak spt ini ato belum... ah, sejumlah pertanyaan menyudutkan yang gak mutu dan kurang cerdas...&lt;br /&gt;Ah, Hughes kan gak minta-minta untuk dijadiin duta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Perdagangan manusia&lt;/em&gt; (mengutip pernyataannya Hughes) &lt;em&gt;bukan hanya sekedar praktek prostitusi atau penjualan anak. Tapi sudah berupa penjualan darah, darahnya habis orangnya dibuang. Anak-anak dari hasil praktek prostitusi diperjualbelikan. Di suatu tempat di negara ini ada tempat seperti 'peternakan manusia'&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu depan, topiknya masih sama... Tapi di kalangan pelajar SMU. Bahkan, ada guru yang bertindak sebagai mucikari-nya. Ya ALLAH!!! Potret apa ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah guru berasal dari kata di&lt;font color=#ff0000&gt;&lt;strong&gt;gu&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;gu dan diti&lt;font color=#ff0000&gt;&lt;strong&gt;ru&lt;/strong&gt;&lt;/font&gt;?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112136520033945360?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112136520033945360/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112136520033945360' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112136520033945360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112136520033945360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/07/ya-allah-ke-mana-dunia-ini-berputar.html' title='Ya ALLAH, ke mana dunia ini berputar???'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112127965128966768</id><published>2005-07-14T13:21:00.000+07:00</published><updated>2005-07-14T11:00:57.963+07:00</updated><title type='text'>KOPDAR?!?!? OH NO!!!</title><content type='html'>Walau ada terbersit keraguan, akhirnya pun aku tetap menekan tuts-tuts laptop ini untuk memberi kabar, kalau kamis (7 Juli) kemarin aku akan ke cirebon... tanpa disangka-sangka beberapa menit kemudian &lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/398.gif' alt='Cell Phone' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt;handphone-ku bergetar. Di layar tertulis mbak Ienk-WRM. Bener-bener gak nyangka, ternyata belio sama antusias-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sms demi sms pun mengalir, untuk merencanakan pertemuan kami yang pertama. PERDANA!!! Setelah beberapa bulan yang lalu gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sepakat, kami akan bertemu di timezone paviliun (Grage mall) jam 11.30am diundur setengah jam dari kesepakatan awal. Sepanjang perjalanan menuju mal tersebut, terus terang aja, rasanya gak karuan... Yang paling menyita pikiran, gimana kalu garink!!! Aduh, jangan sampe donk...&lt;br /&gt;&lt;p align=center&gt;&lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/2005-07-10kopdarcrb01.jpg" alt="kopdarbunda" width="154" height="150" /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;font size=1px&gt;ki-ka: mB'Ienk, Aras, Bunda, Akia&lt;/font&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Ternyata begitu sampe, dan melihat senyum Ibu yang satu itu... Walah! semua kekhawatiran yang tadi membayangi, lenyap hilang tanpa bekas! Kalimat demi kalimat merangkai cerita mengalir begitu saja...&lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/4/4_10_8.gif' alt='Bright Orange' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, aku mengagumi e-miracle yang bukan cuma sekali ini saja aku alami. Ya ampun!!! Fenomena baru ini masih begitu asing untuk beberapa kalangan. Bahkan, ketika aku bercerita kepada seorang kerabat tentang sahabat-sahabat mayaku, beliau memandang 'cukup' negatif. Apalagi kalau mendengar kata KOPDAR!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya my hubby, sangat mendukung jenis pertemananku yang ini... ASAL... ketemuannya sama ibu-ibu juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eniwei, perjumpaan pertamaku dengan &lt;a href="http://cintanyabiru.blogspot.com"&gt;mbak Ienk&lt;/a&gt; bener-bener gak bikin nyesel. Senangnya bisa ketemu muka dengan salah satu sahabat maya yang selama hanya bisa disambangi di e-home nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Next kopdar?!??! Siapa takut!&lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/4/4_1_209.gif' alt='Too Happy 1' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112127965128966768?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112127965128966768/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112127965128966768' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112127965128966768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112127965128966768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/07/kopdar-oh-no.html' title='KOPDAR?!?!? OH NO!!!'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-112024394910621847</id><published>2005-07-02T01:19:00.000+07:00</published><updated>2005-07-02T01:52:29.113+07:00</updated><title type='text'>What's wrong with me!??!??</title><content type='html'>Sejak pertengah bulan lalu, rasanya kok ada yang nge-ganjel di hatiku. Tapi gak tau apa??? Kenapa sih? Kok rasanya ngapa-ngapain aja terasa gak pas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami pulang kok, bukannya disambut dengan senyum, malahan dengan badan remuk redam gak karuan. Mau senyum kok rasanya susaaaah banget, padahal itu kan ibadah yang paling mudah. Ujung-ujungnya malah jadi ribut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hari ini topik di &lt;a href="http://www.wrm-indonesia.org"&gt;wrm&lt;/a&gt; kok rasanya bisa menjawab tanda tanya besar yang ada di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/accessories/girlchatting.jpg" target=_blank width="102" heigth="121" alt="girl chatting" align=left&gt;Apa iya, aku merasa kurang aktualisasi diri? Well, itu salah satu kemungkinannya tho? Tapi membaca tulisan-tulisan para mom, aku jadi merasa terbuka. Apalagi waktu baca posting-an &lt;a href="http://bundaagnes.multiply.com"&gt;mom agnes&lt;/a&gt; yang menyentuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi berpikir lagi, kenapa harus merasa useless? Banyak hal yang udah aku kerjain kok selama ini, hanya saja memang gak ada reward jelas seperti gaji bulanan atau promosi seperti waktu ngantor dulu. Tapi bukankah, senyuman Kia adalah reward yang gak bisa dibayar dengan apapun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa senang ketika melihat kia bisa mengingat pelajaran yang aku kasih. Beberapa hari ini, kia bisa ngedipin mata, kalo kita bilang, "Mana mata genitnya, Nak?" Rasa bahagia itu rasanya tak terganti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya ini kutipan teori Maslow tentang &lt;a href="http://home.earthlink.net/~denmartin/maslow.html"&gt;levels of needs&lt;/a&gt; yang ada di postingan mom Agnes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Level 5 = Self-Actualization&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;FULFILLMENT OF GOALS &amp; DREAMS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Need for self-fulfillment. Desire to realize your full potential and become the best you are capable of becoming.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Level 4 = Self-Esteem&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SELF RESPECT &amp; ACCEPTANCE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Need for reputation, prestige, and recognition from others. Contains the desire to feel important, strong and significant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Level 3 = Love &amp; Relationships&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;COMMUNICATION &amp; RESPONSE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Need to be loved and to love. Includes the desire for affection and belonging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Level 2 = Your Family &amp; Work&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SOCIAL SAFETY &amp; SECURITY&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Need to be safe from physical and psychological harm in the present and future, and trust in a predictable future.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Level 1 = Your Body&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PHYSICAL SAFETY &amp; SECURITY&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Need to stay alive! Biological and cultural imperatives to live. Includes having enough healthy food, air, and water to survive.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-112024394910621847?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/112024394910621847/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=112024394910621847' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112024394910621847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/112024394910621847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/07/whats-wrong-with-me.html' title='What&apos;s wrong with me!??!??'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/accessories/th_girlchatting.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-111444975875460895</id><published>2005-04-27T00:06:00.000+07:00</published><updated>2005-06-05T23:08:52.976+07:00</updated><title type='text'>How hard this week could be?</title><content type='html'>This been a very tough week.&lt;br /&gt;Mulai jum'at lalu nge-bantuin sepupuku yang mau merit...&lt;br /&gt;Berhari-hari... ups Jum'at-Sabtu-Minggu-Senin-Selasa selalu pulang malem. And Kia??!??!?! Tentu aja diboyong-boyong terus. Kesian tu anak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal suamiku tercinta baru aja pulang dari balikpapan hari sabtunya. Langsung terjun di tengah hiruk-pikuk persiapan dan 'penyelesaian'. Ternyata capeknya kita gak selesai sampe situ.&lt;br /&gt;Then, the story begin...&lt;br /&gt;Selasa itu, abis pulang nganterin mertuanya &lt;a href="http://aan_dez.friendster.com"&gt;Santi&lt;/a&gt; ke cengkareng... kita terima pesan kalo om Marlis di Ciputat meninggal. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Selepas dzuhur... meluncurlah kita ke sana dengan mobil pinjeman (aku, mas, kia, and mama emmy). Lewat tol pondok indah yang muahiiiil itu tuh, sampe mentok, REMPOA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi telpon ayang, dikasih ke Omar... petunjuknya singkat banget. Ikutin tol PI sampe abis, terus langsung ambil kiri (gak perlu ke lampu merah), terus ikutin jalan itu, sampe ketemu dinding putih panjang, terus belok kanan (di jalan masuknya itu ada janur and bendera kuning), ikutin aja jalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan petunjuk yang begitu gak jelas (menurut gw yang ga tau jalan), kita berangkat juga. Terus lah sampe ngelewatin dinding putih panjang, di kanan jalan ada janur tapi udah layu... kita terus aja. Eh, sampe terus gak ada lagi yang begitu. Telpon ayang lagi, ternyata jalan yang tadi. Akhirnya mas muterin mobil... Dan BRAAAKK!!!!&lt;br /&gt;Busyet... bemper kijang yang besi itu, bengkok 'tujuh' arah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak usah cerita hari selasa dech. PENING &lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/4/4_6_102.gif' alt='Dismay' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Next!!! On Wednesday, we've got phone call&lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/7/7_19_6.gif' alt='Shocked' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Barang-barang yang ada di rumah pondok gede, harus dipindahin. Karna tu rumah mau diisi SEGERA ama yang punya rumah (maksudnya: sabtu ini). &lt;br /&gt;Aduh Mak! Duniaku serasa mau rontok... Suamiku yang pulang cuma seminggu dalam sebulan, belum sempet istirahat. Rumah di pulomas baru selesai renovasi, belum sempet diberesin. Barang-barang di pondok gede bukannya sedikit...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya otak-ku saat itu mau meledak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mau gak mau. Abis jum'atan, kita mulai mindahin barang-barang. Dua kali angkut pake pick-up sedang dan dua kali juga pake kijangnya Ivan yang baru selesai dipermak.&lt;br /&gt;Udah malem banget, jam 10-an kali... Kita nganterin ayah ke kampung rambutan. Malem itu juga belio pulang, karena besok paginya harus ke pandeglang. (Maaf ya, Yah... Masalah ini bukan kita yang bikin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dengan badan dan hati yang udah capek dan remuk-redam kita pulang . Tapi namanya celaka gak bisa ditolak kali ya... Kali ini kita serempetan ama sedan (apa ya? starlet kali). Suamiku turun dari mobil. Ini rekaman menurut versi beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu X: Tuh kan mobilnya gak kenapa-napa!!! (mode NGAMUK on)&lt;br /&gt;Suamiku: Bukan yang depan, Bu. Tapi samping belakang.&lt;br /&gt;Ibu X: Iya tapi mobil saya rusak. BLA BLA BLA&lt;br /&gt;Suamiku: Iya, sekarang Ibu mau bagaimana?&lt;br /&gt;Ibu X: Liat bagian depan ancur, kaca lampu pecah BLA BLA BLA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-percakapan ini dengan berbagai kalimat terulang beberapa kali-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku: Bu, sebelumnya saya mohon maaf. Saya baru menjalani hari yang sangat berat. Sekarang kalau Ibu begini gak akan ada penyelesaiannya.&lt;br /&gt;Bapak X: Kita selesaikan baik-baik aja. Kami mau ke RS. Anak kami mau cuci darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-bla bla bla. Akhirnya karena memang salah kami. Dan gak mau repot, kami menyerahkan sejumlah &lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/3/3_5_6.gif' alt='Money' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt;-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kijang itu, masuk bengkel lagi besok paginya &lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/4/4_2_6.gif' alt='Sad' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt;. Elo sih, Van... Harusnya jangan bilang ke nyokap lo kalo tu mobil masuk bengkel...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What a great week, we faced!&lt;br /&gt;Tapi satu hal... Ya ampun! Gue tau kalo kita berdua tuh capek banget. Tapi suamiku sabaaaaar sekali menghadapi aku yang waktu itu jadi semakin moody. &lt;a href='http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000' target='_blank'&gt;&lt;img src='http://smileys.smileycentral.com/cat/11/11_6_100.gif' alt='I Love You' border=0 align='absmiddle'&gt;&lt;/a&gt;Mas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-111444975875460895?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/111444975875460895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=111444975875460895' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/111444975875460895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/111444975875460895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/04/how-hard-this-week-could-be.html' title='How hard this week could be?'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-111332518291992768</id><published>2005-04-09T12:43:00.000+07:00</published><updated>2005-04-13T00:04:12.436+07:00</updated><title type='text'>Kerutan di wajah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hari ini pergi ke Arion bareng ama Kia. Niat utamanya sih nyari&lt;span style="font-style: italic;"&gt;in&lt;/span&gt; batik buat adik iparku (untuk dipake kondangan minggu depan), Tapi sebelum nyampe tempat baju cowok, mampir dulu ke daerah kosmetik. Udah lama banget nggak ngurus muka, sejak hamil tua kali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena minggu depan mau kondangan berarti harus beli perlengkapan perang, yang lama udah basi. Pas pindahan kemaren dibuang-buangin. &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;KENAPA CERMIN DI MAL HARUS JERNIH BANGET!!!!&lt;/span&gt; &lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://smileys.smileycentral.com/cat/10/10_3_1v.gif" alt="Fainting" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Di daerah sekitar mata gue udah ada kerutan halus... Huaaaaa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini (karena gak tau diri), gue masih menganggap diri gue muda. PD aja, gak merhatiin muka. Apalagi sejak ada Kia... Gak ngurusin dech. Tapi begitu ngeliat inget, tampilan di kaca tadi siang. Hmmm, tobat dech gue! Mulai sekarang bakalan rajin pake pelembab dan krim mata yang katanya bisa menghambat penuaan-dini &lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://smileys.smileycentral.com/cat/15/15_8_138.gif" alt="Aging Woman" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huaaa... anak gue baru satu. Kok udah ada kerutan sih di sekitar mata!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang mungkin bakal bilang, "Dasar gak tau diri, udah beranak masih gak sadar umur!" Gue sepenuhnya ngerti. Tapi besar di lingkungan yang lebih tua (gue masuk sekolah kecepatan), bikin gue selalu ngerasa paling muda, paling kecil. Padahal kan jam jalan terus... Jelas aja, sekarang mulai ada kerutan di sekitar mata gue. WAKS!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-111332518291992768?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/111332518291992768/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=111332518291992768' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/111332518291992768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/111332518291992768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/04/kerutan-di-wajah.html' title='Kerutan di wajah'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-111323841179768091</id><published>2005-04-07T23:44:00.000+07:00</published><updated>2005-07-02T01:02:06.423+07:00</updated><title type='text'>Tentang Sahabat</title><content type='html'>Barusan aja &lt;a href="http://bundacorner.blogspot.com"&gt;Yuli&lt;/a&gt; (bundanya nadine) telpon. Rasanya kalo gak terbatas ruang waktu dan print out atm&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Pasti kita bakal ngobrol lebih lama lagi.    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/2004-12-8akia027.jpg" alt="yuli and adine" align="left" height="96" width="128" /&gt;Banyak hal yang bikin aku kangen sejak kepindahan ke &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Salah satunya… ya, Ibu satu ini. Waktu pertama kenal, sama ibu ini… lebaran 2002. Waktu itu ia baru beberapa bulan jadi Ms. Yupito. Aku… masih single lha! Lebaran waktu itu, kami pergi ke Tanjung Pinang. Pada gak pulang kampung, karena berbagai alasan&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Kalo ike waktu itu, as usual bokek!&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Kesan pertama, emang suka boong. Makanya ‘don’t judge the book from its cover’ Kesan pertamanya gahar banget ya… ups, setelah kenal, kok ‘agak’ sedikit gila ya… “Hmm, aneh juga liat orang gak suka pedes a.k.a gak suka cabe sama sekali” (lucu aja, soalnya soal sambel… aku nomor satu&lt;span style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;) Makin lama…kok makin asyik untuk diajak curhat… sharing tentang macem-macem dech… keluarga, anak, suami, hidup, juga cita-cita.&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Tadi abis blogwalking… Jadi semakin sadar, kalo ternyata aku bukan jadi orang satu-satunya yang kangen. Sok romantis banget sih…&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Kalo kata suamiku, ada kemiripan antara aku dan ibu yang satu ini. Apa ya? (**gilanyakaliya…**) Yang jelas, buat aku yang susah banget menjalin pertemanan. Punya sohib seperti ibu yang satu ini anugerah banget. Sediiih banget &lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=" zszeb008_znfox000="" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://smileys.smileycentral.com/cat/29/29_1_8.gif" alt="Frown" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;, waktu harus pindah dari Batam. Aku sempet bilang ke suamiku, “Mas, aku beraaat banget buat pindah. Aku udah nyaman di sini… Ada Yuli-Yupito, bisa ketemu nadine tiap saat. Kayaknya aku udah addict dech sama anak kita yang satu itu.”&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Masih soal Batam. Waktu kerja di ShinEtsu… Sempet kenal sama satu orang cewek (soalnya gak mau dibilang emak-emak) yang gak bisa diem a.k.a bawel. Kesan pertamanya aja udah super heboh… Gak tau karena apa, dan begimana caranya tiba-tiba kita jadi deket banget. Anti, Ummi-nya Inas &lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://smileys.smileycentral.com/cat/588.gif" alt="Scorpio" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Waktu kenal lagi ‘bunting cantiq’ (pinjem istilah sahabat lo, Ti!). Hobi banget makan semangka, selalu ngambil jatah semangka orang kalo lagi lunch break &lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=" zszeb008_znfox000="" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://smileys.smileycentral.com/cat/4/4_1_5.gif" alt="Smiles" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;. Sejak emak yang satu ini berenti kerja, pertemanan kita makin rapet, apalagi dengan adanya peristiwa gak enak&lt;i&gt;in&lt;/i&gt; lainnya. Yang jelas, umminya Inas ini gak bisa dikasih pegang ATM (hihihi…) jebol terus. Gue aja ampe heran, ada orang yang lebih boros dari gue &lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=" zszeb008_znfox000="" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://smileys.smileycentral.com/cat/7/7_1_104.gif" alt="Shopping" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Ngomongin soal teman. Gak mungkin lupa ngomong soul-mate yang satu ini. Bertemen dari jaman kuliah. Banyak banget suka duka yang dibagi dengan teman yang satu ini. Lif Indyah &lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://smileys.smileycentral.com/cat/586.gif" alt="'Leo" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; (a.k.a Lepe) udah jadi tempat curhat wajib mulai jaman nge-gebet cowok, patah hati, jatuh cinta, berantem ama nyokap, sampe hal-hal besar maupun kecil. &lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://smileys.smileycentral.com/cat/7/7_19_2.gif" alt="Cell Chat" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gak peduli berapa jauh atopun berapa mahal ongkos telpon yang harus dikeluarin, tetep aja… kita selalu saling cari. Nggak bakalan bisa ngejabarin betapa istimewanya sahabat yang satu ini, karena kita bermetamorfosis bareng.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img src="http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/lif02.jpg" alt="lepe" height="106" width="97" align="left" /&gt;Saking deketnya kita, aku sampe bisa bilang kalo Lepe sebenernya soul mate gue (in one way...) Sampe kita punya phare favorit "you know me better than i know myself"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Nyari temen yang bener-bener temen susah banget. Apalagi temen cewek. Maklum dech, terdampar di kampus yang isinya kebanyakan cowok&lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://smileys.smileycentral.com/cat/15/15_8_101.gif" alt="Waiting In Line" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;. Alhasil punya banyak sobat cowok. Mulai yang hobi nemenin creambath, rela diajak milih sepatu berjam-jam, suka nelpon cuma buat ngasih tau kalo nemu chord baru, hobi ngupil, seneng nyela orang di setiap kesempatan, yang suka makan brutu&lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb008_ZNfox000" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://smileys.smileycentral.com/cat/16/16_8_100.gif" alt="Chicken 2" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;. Banyak bener macem-nya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-111323841179768091?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/111323841179768091/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=111323841179768091' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/111323841179768091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/111323841179768091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/04/tentang-sahabat.html' title='Tentang Sahabat'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11349718.post-111354585343224412</id><published>2005-02-25T13:12:00.000+07:00</published><updated>2005-06-05T23:22:08.376+07:00</updated><title type='text'>Kangen</title><content type='html'>Semalem tu, rasanya berat banget...&lt;br /&gt;Malam pertama Yanda nya Kia gak di rumah. Untuk pertama kalinya aku ditinggal (dengan jangka waktu yang lama) ngurusin Kia sendirian. Padahal suer banget! Sejak Kia lahir, sampe segede ini... Yanda nya gak pernah jauh-jauh darinya. Sekarang, Yanda pergi ke balikpapan 3minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas... pas memutuskan untuk rela Yanda nya &lt;a href="http://www.unocal.com"&gt;kerja&lt;/a&gt; jauh begitu, hatiku kebat-kebit ragu. Bisa gak ya... ngurusin Kia sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malem kemarin, Kia lumayan rewel. Maklum, biasanya sebelum tidur Kia biasanya main dulu sama Yanda. Kia nangis mulu gak berenti-berenti. Bunda nya spanenk!!! Kia disusuin gak mau, diajak main nangis, ditidurin ngamuk! Beneran dech waktu itu, emosi udah di tenggorokan rasanya. Marah sama anak gak mungkin kan... Kasian Kia, masih kecil gak bisa ngomongin perasaannya, bisanya cuma nangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya... Aku memutuskan untuk ikutan nangis juga. Ajaib! Kia malahan berenti nangis, ngeliatin aku... terus senyum sambil deketin wajahnya ke aku (aku terjemahin sebagai bentuk ciuman). Rasanya gimanaaaa githu! Bukannya brenti nangis, aku malahan makin sesegukan, terharu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ampun, Nak... Kok, kamu pinter banget sih!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11349718-111354585343224412?l=relunghatibunda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/feeds/111354585343224412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11349718&amp;postID=111354585343224412' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/111354585343224412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11349718/posts/default/111354585343224412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://relunghatibunda.blogspot.com/2005/02/kangen.html' title='Kangen'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
